Ternate Diguncang Gempa M 7,6: Tsunami Kecil Terdeteksi di 5 Wilayah, Warga Mulai Mengungsi

Gempa bumi bermagnitudo 7.6 mengguncang Ternate, Maluku Utara pagi ini, Kamis (2/4/2026) pukul 05:48 WIB.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
pinterest.com/pin/388435536614061662
Gempa Bumi coy 

Ringkasan Berita:
  • Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Tenggara Bitung pada Kamis (2/4/2026) pukul 05:48 WIB. Gempa dangkal ini memicu peringatan dini tsunami dengan status siaga di beberapa wilayah.
  • Gelombang tsunami terdeteksi di lima titik, dengan ketinggian tertinggi mencapai 0,75 meter di Minahasa Utara dan 0,68 meter di Belang.
  • Sejumlah gereja dan rumah warga di Ternate rusak. Warga di Pulau Batang Dua dan sekitarnya telah mengungsi ke dataran tinggi.

 

TRIBUNJOGJA.COM, TERNATE - Gempa bumi bermagnitudo 7.6 mengguncang Ternate, Maluku Utara pagi ini, Kamis (2/4/2026) pukul 05:48 WIB.

Gempa yang berpusat di 129 km Tenggara Bitung Sulawesi Utara atau 1.25° LU-126,27° BT dengan kedalaman 33 km tersebut memicu terjadinya tsunami di sejumlah wilayah.

Setidaknya ada lima wilayah yang terkena gelombang tsunami dengan ketinggian bervariasi mulai dari 0,20 meter hingga 0,75 meter.

Berdasarkan hasil pemantauan tinggi muka air laut Tide Gauge tsunami telah terdeteksi di lima wilayah.

Di antaranya Halmahera Barat pada pukul 06:08 WIB dengan keitnggian 0.30 m, Bitung pada pukul 06:15 WIB dengan ketinggian 0.20 m, Sidangoli pada pukul 06:16 WIB dengan ketinggian 0.35 m.

Kemudian Minahasa Utara pada pukul 06:18 WIB dengan ketinggian 0.75 m serta Belang pada pukul 06:36 WIB dengan ketinggian 0.68 m.

Selain memicu tsunami kecil, gempa juga menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah di Ternate

Dikutip dari Kompas.com, setidaknya ada lima gereja yang mengalami kerusakan.

"Ini informasi awal bahwa ada dua gereja yang rusak berat dan tiga gereja rusak ringan, begitu juga rumah-rumahan warga yang rusak berat dan rusak ringan," kata Sekretaris Kota Ternate, Rizal Marsaoly, Kamis.

Baca juga: Mangayubagyo 80 Tahun Sri Sultan HB X, Warga Bantul Kirab Gunungan Brambang 1 Kuintal

Selain tempat ibadah, rumah warga juga tak luput dari kerusakan.

Warga di sejumlah wilayah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Rizal mengatakan, warga di Pulau Batang Dua sebagian sudah mengungsi ke dataran lebih tinggi guna mengantisipasi naiknya air laut.

"Di Batang Dua, ada Pak Camat dan Pak Pendeta, mereka sudah memberikan imbauan dan saat ini sebagian warga sudah diungsikan ke dataran lebih tinggi," ujar Rizal.

Sementara itu, terdapat juga kerusakan terjadi di sejumlah kecamatan di Pulau Ternate, yakni di Kelurahan Mangga Dua, Gambesi dan Kecamatan Ternate Utara.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved