Rusia Siap Pasok Indonesia, Harga BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Naik
Rusia siap untuk memasok kebutuhan BBM ke Indonesia di tengah gejolak Timur Tengah
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Sekali lagi ia menyampaikan, pemerintah telah menindaklanjuti langkah pengamanan pasokan energi nasional untuk memastikan ketersediaan minyak mentah dalam negeri hingga Desember 2026.
"Jadi kita nggak perlu risau," tegas Bahlil.
Baca juga: Mantri Bank BUMN di Jogja Didakwa Rugikan Rp2,4 Miliar, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan
Ketahanan Energi Nasional
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkap, kerja sama di bidang energi menjadi salah satu pembahasan antara Prabowo dan Putin di Istana Kremlin.
Lewat kerja sama dengan Rusia tersebut, diharapkan menjadi upaya Indonesia memperkuat ketahanan energi nasional.
"Yang terpenting adalah kerja sama di bidang energi, yang diharapkan bisa menjadi bagian dari penguatan ketahanan energi nasional," ujar Sugiono dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (15/4/2026).
Selain energi, Indonesia dengan Rusia juga menjalin kerja sama di bidang ekonomi, pertanian, dan perdagangan.
Perkembangan geopolitik juga menjadi salah satu pembahasan antara Prabowo dengan Putin di Istana Kremlin.
"Selain pertemuan bilateral juga dilakukan pertemuan tete a tete dalam format makan siang bersama yang juga membahas beberapa hal terkait dengan perkembangan geopolitik yang menjadi concern juga bagi kedua negara," ujar Sugiono.
Rusia, kata Sugiono, merupakan salah satu partner strategis bagi Indonesia di bidang perdagangan dan ekonomi.
"Beberapa rencana ke depan juga dilakukan di seputar perkuatan hubungan ekonomi kedua negara dan hubungan antar warga negara baik itu Rusia maupun Indonesia," ujar Sugiono.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
| Kenaikan Harga BBM dan LPG Nonsubsidi Jadi Penyumbang Inflasi DIY Mei 2026 |
|
|---|
| Imbas Dexlite Meroket, Bus Sekolah Gunungkidul Tak Lagi Layani Jemputan Pulang |
|
|---|
| Polisi Bongkar Praktik Penimbunan Ribuan Liter Solar Bersubsidi di Klaten |
|
|---|
| Nilai Tukar Petani DIY Merosot, Terhimpit Kenaikan Harga BBM dan Plastik |
|
|---|
| Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi, Dijual Lagi Rp7.700 per Liter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Konsumsi-BBM-Non-subsidi-di-Jawa-Tengah-dan-DIY-naik.jpg)