Rusia Siap Pasok Indonesia, Harga BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Naik
Rusia siap untuk memasok kebutuhan BBM ke Indonesia di tengah gejolak Timur Tengah
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Indonesia mendapatkan angin segar di tengah gejolak kenaikan harga minyak mentah dunia dampak perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel.
Perang yang sudah berlangsung sejak akhir Februari itu membuat pasokan minyak dunia tersendat, termasuk Indonesia.
Kondisi itu mengancam stok bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri.
Untuk memastikan pasokan dalam negeri aman, Indonesia bergerak cepat dengan melobi Rusia.
Lobi yang dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo tersebut membuahkan hasil positif.
Rusia siap untuk memasok kebutuhan BBM ke Indonesia di tengah gejolak Timur Tengah.
Kepastian itupun membuat pemerintah Indonesia bisa bernafas lega karena kebutuhan BBM nasional bisa tercukupi.
Dikutip dari Kompas.com, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menyebut kebutuhan BBM hingga akhir tahun 2026 dipastikan aman.
"Saya menindaklanjuti untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember, Insyaallah sudah aman. Jadi kita enggak perlu risau, tinggal kita meningkatkan produksi dari kilang kita," ujar Bahlil di Istana, Jakarta, Kamis (17/4/2026).
Menurut Bahlil, pemerintah Rusia melalui Menteri Energi Sergey Tsivilev, memastikan siap untuk memasok kebutuhan BBM untuk Indonesia.
Ia juga menjamin bahwa kepentingan nasional senantiasa dikedepankan, termasuk untuk harga minyak yang diimpor.
"Yang jelas kita akan mencoba untuk tidak boleh lebih dari harga pasar. Harga di bawah pasar itu jauh lebih baik, tapi minimal sama dengan harga pasar," ujar Bahlil.
Dengan adanya kepastian pasokan BBM dari Rusia ini, Bahlil menyebut bahwa harga BBM subsidi dipastikan tidak akan dinaikan sampai akhir tahun.
Keputusan untuk tidak menaikan harga BBM bersubsidi ini menurut Bahlil merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo.
"Harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun," tegas Bahlil.
| Polisi Bongkar Praktik Penimbunan Ribuan Liter Solar Bersubsidi di Klaten |
|
|---|
| Nilai Tukar Petani DIY Merosot, Terhimpit Kenaikan Harga BBM dan Plastik |
|
|---|
| Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi, Dijual Lagi Rp7.700 per Liter |
|
|---|
| Naik Rp 500, Ini Harga Terbaru Pertamax Turbo di Jabodetabek |
|
|---|
| Nasib Bus Sekolah Gunungkidul di Tengah Kenaikan BBM, Dishub Hitung Ulang Anggaran Agar Tetap Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Konsumsi-BBM-Non-subsidi-di-Jawa-Tengah-dan-DIY-naik.jpg)