Nasional

Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN

Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN karena sejumlah alasan. Satu diantaranya adalah kualitas makanan.

Tayang:
Penulis: Susilo Wahid | Editor: Hari Susmayanti
Dok.Istimewa
Kepala BGN RI, Dadan Hindaya, saat berkunjung ke dapur SPPG Muhammadiyah, Selasa (15/7/2025) 

JAKARTA, TRIBUN - Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena sejumlah alasan. Satu diantaranya adalah kualitas makanan bergizi gratis (MBG). 

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP (standar operasional prosedur),” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Ruang Sidang Kabinet, Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/6) malam.

Alasan selanjutnya berkenaan dengan kualitas makanan. “Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Masalah-masalah itu telah dipantau Prabowo selama 18 bulan belakangan hingga akhirnya Prabowo mengambil keputusan tersebut.

“Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki,” kata Prasetyo.

“Selama kurang lebih hampir satu setengah tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Adapun posisi kepala BGN akan diisi oleh Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Nanik akan didampingi dua wakil kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Baca juga: Pelukan Terakhir di Ruang Radiologi, Balita Diduga Jadi Korban Malapraktik RSUD Prambanan

Prasetyo menyebut, pihak Istana Kepresidenan meminta pimpinan baru BGN tersebut untuk melakukan konsolidasi dan memperkuat koordinasi. “Serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya," ujar dia.

Prasetyo berharap, pimpinan baru BGN dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

"Terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia," kata Prasetyo.

Pihak Istana juga memastikan bahwa program BGN akan tetap berjalan sebagaimana mestinya meski evaluasi terus dilakukan pemerintah. Prasetyo menegaskan, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu dan setiap unit kerja di BGN mesti tetap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.

Sementara itu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meyakini pergantian pimpinan BGN tidak akan mengganggu pelaksanaan MBG yang saat ini tengah berjalan di berbagai daerah. "Penggantian ini tentu tidak akan mempengaruhi pelayanan yang berlangsung selama ini," kata Dasco di Gedung DPR RI, Selasa (2/6) malam. 

Dasco menilai, keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakil kepala BGN adalah bagian dari evaluasi yang dilakukan pemerintah. 

Untuk itu, dia berharap evaluasi terhadap pimpinan BGN bisa menjadi momentum memperkuat kinerja lembaga tersebut, dalam menjalankan berbagai program, termasuk MBG sebagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

"Nah, sehingga kami harapkan dengan adanya evaluasi ini yang dilakukan secara menyeluruh, BGN akan berbenah diri dan terus melayani masyarakat, penerima manfaat," ungkap Dasco.

Dalam kesempatan itu, Dasco juga mengapresiasi pemerintah yang telah mendengar berbagai masukan terkait kinerja BGN di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana. Ketua Harian Partai Gerindra itu berharap pelayanan BGN, khususnya yang menyasar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dapat semakin ditingkatkan setelah pergantian pimpinan. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved