Pernikahan Berbalut Duka, Akad Digelar di Ruang Jenazah RSUD Pacitan
Jumat (27/3/2026) hari ini seharusnya menjadi momen spesial bagi Putri Yunita Sari dan Dava Dwi Herianto
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Pernikahan Putri Yunita Sari dan Dava Dwi Herianto di Pacitan dipercepat sehari setelah adik mempelai pria meninggal akibat kecelakaan.
- Akad nikah digelar di ruang jenazah RSUD dr Darsono, di samping jenazah, dengan suasana haru dan tanpa resepsi.
- Keputusan diambil berdasarkan musyawarah keluarga dan tradisi setempat yang memperbolehkan pernikahan dipercepat sebelum pemakaman.
TRIBUNJOGJA.COM, PACITAN - Jumat (27/3/2026) hari ini seharusnya menjadi momen spesial bagi Putri Yunita Sari dan Dava Dwi Herianto, sepasang kekasih asal Pacitan, Jawa Timur ini.
Ya, sedianya keduanya akan melangsungkan akad nikah hari ini.
Namun sehari jelang pernikahan, peristiwa memilukan menimpa keluarga calon pengantin pria.
Adik Dava Dwi Herianto, Diva Tri Herianto (21) mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor.
Diva meninggal dunia meski sempat dilarikan ke RSUD dr Darsono, Kabupaten Pacitan.
Kabar meninggalnya Diva membuat rencana pernikahan yang sudah disiapkan matang berubah total.
Setelah melalui musyawarah keluarga, akad pernikahan akhirnya dimajukan sehari atau pada Kamis (26/3/2026).
Bukan di rumah mempelai perempuan atau di kantor KUA, akad pernikahan antara Putri dan Dava dilangsungkan di samping jenazah Diva di ruang jenazah RSUD dr Darsono.
Akad pernikahan pasangan kekasih itupun diwarnai isak tangis keluarga.
Di satu sisi mereka sedang merayakan kebahagiaan atas pernikahan Putri dan Dava, namun di sisi lain, mereka juga kehilangan salah satu anggota keluarganya.
Dikutip dari Surya.co.id, petugas KUA Pacitan, Azharuddin Efendi Uswa, membenarkan peristiwa memilukan yang menimpa keluarga pasangan calon pengantin Putri dan Dava tersebut.
Menurutnya, rencana akad nikah yang sedianya dilaksanakan pada Jumat (27/3/2026), dimajukan sehari karena keluarga mempelai pria mengalami musibah.
“Memang dipercepat karena ada musibah. Permintaan keluarga agar akad tetap dilaksanakan sebelum jenazah diberangkatkan,” ujarnya.
Menurut Efendi, awalnya akad nikah tetap direncanakan digelar di rumah mempelai perempuan.
| Kerugian Dampak Gempa Bumi di Bantul Capai Rp1,3 Miliar, Proses Assesment Masih Berlangsung |
|
|---|
| Data BPBD Kerusakan Dampak Gempa Pacitan di Bantul dan Kota Yogyakarta |
|
|---|
| Antisipasi Trauma Psikis PascaGempa, Dinkes Bantul Siapkan Pendampingan Psikologis |
|
|---|
| Update Dampak Gempa Bumi Pacitan di Bantul: Kerusakan Tersebar di 20 Titik, 31 Orang Luka-luka |
|
|---|
| Hingga Jumat Siang, 40 Warga DIY Dirujuk di Rumah Sakit Akibat Terdampak Gempa Pacitan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pernikahan-Berbalut-Duka-Akad-Digelar-di-Ruang-Jenazah-RSUD-Pacitan.jpg)