Update Dampak Gempa Bumi Pacitan di Bantul: Kerusakan Tersebar di 20 Titik, 31 Orang Luka-luka
Dampak gempa di wilayah Bantul, berdasarkan laporan BPBD Bantul ada 20 titik lokasi yang terdampak bencana.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 20 titik di wilayah Bantul dilaporkan terdampak gempa bumi magnitudo 6,2 yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari.
- BPBD Bantul melaporkan ada 31 orang mengalami luka-luka, delapan orang di antaranya masih menjalani rawat inap dan lainnya rawat jalan.
- Pemkab meminta BPBD Bantul terus melanjutkan edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah pihak pascakejadian gempa bumi yang berpusat di selatan Pacitan, Jawa Timur dengan magnitudo cukup besar pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 01.06 WIB.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul sekaligus Ex Officio Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bantul, Agus Budi Raharja, mengatakan BMKG menyebut gempa tersebut magnitudo 6,5.
"Lalu update koreksi magnitudo 6,4 terus datanya dikumpul semua dan analisis dari sensor jadi fik magnitudo 6,2. Ini memvalidkan data-data atas sensor yang dimiliki dengan durasi gempa bumi semalam selama 10 detik," kata Agus kepada wartawan, di kantor dinasnya, Jumat (6/2/2026).
Dikatakannya, gempa bermagnitudo 6,2 itu memiliki kedalaman 58 kilometer di selatan Pacitan dan seterusnya.
Menurutnya, perbedaan data magnitudo itu hal yang biasa, sebab BMKG dan Pemkab Bantul harus memberikan informasi kepada masyarakat berdasarkan data sensor awal. Kemudian, setelah dilakukan analisis dengan sensor berikutnya.
"Setelah itu terjadi gempa susulan sampai dengan jam ini sebanyak 21 kali. Dan trennya menurun. InsyaAllah semoga aman. Jadi terjadi gempa besar selalu diikuti dengan gempa susulan kecil," tutur Agus.
Dampak Gempa
Terkait dampak gempa di wilayah Bantul, berdasarkan laporan BPBD Bantul ada 20 titik lokasi yang terdampak bencana.
Rinciannya yakni 11 rumah penduduk, dua tempat ibadah, dua titik fasilitas pendidikan, empat titik fasilitas pemerintah yang di dalamnya termasuk kantor Samsat Bantul, hingga satu tempat parkir Palang Merah Indonesia.
Tempat-tempat tersebut rata-rata mengalami kerusakan ringan, kecuali kantor Samsat Bantul yang mengalami kerusakan cukup parah.
Selain itu, sampai saat ini teridentifikasi ada 31 orang mengalami luka-luka, dengan delapan orang masih menjalani rawat inap dan lainnya rawat jalan.
"Kami mengimbau kepada semua pihak, kepada BPBD Bantul nanti akan dibantu oleh Kodim, Polres, dan jajarannya untuk identifikasi. Supaya data kita semakin lengkap, karena fasilitas publik mungkin ada yang terlewatkan, rusak, dan juga korban dari tempat tinggal penduduk hingga lain-lain," ujarnya.
Baca juga: Dampak Gempa Pacitan di Wilayah DIY: 40 Warga Dirawat di Faskes, Kerusakan Terbanyak di Bantul
Edukasi Mitigasi Bencana
Lebih lanjut, Agus mengimbau BPBD Bantul agar melanjutkan edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana.
Tujuannya tak lain untuk meminimalisasi dampak korban luka, korban jiwa, dan kerugian harta benda.
Di sisi lain, warga Bumi Projotamansari ada yang tinggal di daerah Sesar Opak dan relatif sering terjadi gempa, sehingga diimbau tidak panik, memahami jalur evakuasi, titik kumpul, dan lain sebagainya.
| Kasus Penganiayaan Ilham Dwi Saputra, Polisi Ungkap Peran Inisiator dan Motif Geng |
|
|---|
| Polres Bantul Tangkap 7 Tersangka Penganiayaan Ilham Dwi Saputra dan Peran Pengeroyokan |
|
|---|
| Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Bantul Siapkan Pemilih Cerdas Menuju Pemilu 2029 |
|
|---|
| Sedang Mandi di Sungai Kalakan, Dua Warga Sedayu Temukan Mayat Lansia |
|
|---|
| Gantikan Eko Sutrisno, Jumakir Resmi Menjabat Ketua DPC PPP Bantul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekda-Bantul-jelaskan-dampak-gempa-bumi-Pacitan.jpg)