Wawancara Eksklusif: Kupas Tuntas ‘Bantul Bumi Satriya’ Bersama Kang Halim

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, bicara sisi budaya, penyangga lingkungan hidup, kesenian, potensi kebencanaan, hingga potensi ekspor Bantul

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
WAWANCARA - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih (kiri), sedang berbincang bersama Pemimpin Redaksi Tribun Jogja, Ibnu Taufik Juwariyanto (kanan), di Rumah Dinas Bupati Bantul, Jumat (11/6/2026). 

Pasalnya, dari tiga wilayah tersebut hanya Bantul yang memiliki IPAL.

Kota Seni

Menurutnya, tidak ada daerah yang memiliki jenjang pendidikan seni selengkap Kabupaten Bantul.

Bantul memiliki tiga sekolah menengah seni berupa seni karawitan, pedalangan, tari, kriya, hingga musik klasik.

Selain itu, terdapat seorang musisi muda yang menyabet juara empat dalam ajang America's Got Talent tahun 2023 yakni Putri Ariani. 

Di samping itu, setidaknya ada sekitar 61 kampus yang berdiri di Bumi Projotamansari.

Status kampus tersebut bermacam-macam mulai dari universitas, sekolah tinggi, institut, hingga akademi.

Jumlah itu dinilai terbanyak di DIY, sehingga sudah sepatutnya digadang-gadang Bantul Kota Pelajar.

"Tidak hanya banyak kampus saja, tetapi sekolah seni. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pun sudah paling lengkap. Saya kira tidak ada daerah selengkap Bantul di dalam memberikan pelajaran seni. Di atas SMK ada akademi seni komunitas di Jalan Parangtritis, di atasnya lagi ada Institut Seni Indonesia (ISI). Itu sekolah seni paling lengkap," ujar Kang Halim.

Baca juga: Sebanyak 18 SPPG di Bantul Berhenti Operasional, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Potensi Risiko Bencana

Di sisi lain, Kang Halim tak menampik bahwa Bumi Projotamansari memiliki sejumlah potensi bencana mulai dari gempa, banjir, longsor, hingga tsunami. 

Dengan potensi tersebut sudah sepatutnya masyarakat Bantul menjadi masyarakat tangguh dan suka bergotong royong yang telah diakui oleh negara Asia Tenggara. 

"Bahwa revitalisasi, rekonstruksi, rehabilitasi pasca gempa bumi tercepat adalah Kabupaten Bantul. Karena budaya gotong royong. Kita tidak punya alat berat, kita tidak punya mesin-mesin yang bisa membersihkan reruntuhan itu, semua manual bergotongroyong, bahkan bergotongroyong untuk membangun kembali rumah-rumah penduduk itu secara bergembira," paparnya.

Penyumbang Ekspor Tertinggi di DIY

Orang nomor satu di Bumi Projotamansari ini turut menjelaskan dengan banyaknya potensi usaha lokal menjadikan Kabupaten Bantul sebagai daerah penyumbang ekspor terbanyak daripada empat kabupaten/kota lain di DIY.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), 70 persen ekspor DIY berasal dari Bantul.

"Ekspor apa? garmen dan barang-barang seni, craft, home decor. Ada tembikar, ada mebel yang unik-unik itu. Bahkan, ada barang-barang yang dari bahan bekas namanya upcycle. Kalau recycle kan didaur ulang, kalau upcycle itu diubah bentuknya. Misalnya bangkai kulkas bahkan bangkai pesawat direkayasa oleh para seniman Bantul dan diekspor juga," katanya.

Kondisi tersebut membuat Bantul sebagai kota internasional dan terbuka.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved