DLH Bantul Sebut Pembuang Sampah di Lahan Warga Selopamioro Diduga dari Luar Daerah

DLH Kabupaten Bantul belum bisa menelusuri lebih lanjut siapa dalang atau oknum yang membuang sampah liar di Jalan Siluk-Panggang, Selopamioro.

Tayang:
Istimewa
SAMPAH LIAR: Kolase foto lahan kosong di Jalan Siluk-Panggang, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, mendadak dipenuhi sampah pada Jumat (5/6/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul mengungkapkan pelaku pembuangan sampah liar di Jalan Siluk-Panggang, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, berasal dari luar Kabupaten Bantul.

"Kami telah terjun ke lapangan dan mengecek lokasi tersebut. Ternyata memang ada sampah sekitar satu dump truk yang dibuang oleh orang tak bertanggungjawab. Diduga itu dari luar Kabupaten Bantul," kata Plh Kepala DLH Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati, Selasa (9/6/2026).

Dugaan itu didapatkan dari hasil pembongkaran sampah dan ditemukan beberapa nota dari luar Kabupaten Bantul.

Menurutnya, nota tersebut sejenis nota pengepul sampah.

Namun, ia tidak bisa membeberkan keterangan wilayah nota pengepul sampah tersebut.

Kendati begitu, pihaknya mengaku tidak bisa menelusuri lebih lanjut siapa dalang atau oknum yang membuang sampah liar tersebut.

Apalagi, di lokasi pembuangan sampah tersebut tidak terdapat CCTV.

Sebab, tidak semua wilayah di Bumi Projotamansari terpasang kamera pengawas.

"Kami juga sudah tanya dengan Pak Dukuh dan Pak Lurah setempat. Mereka juga tidak tahu siapa yang membuang sampah itu. Jadi belum bisa ditelusuri lebih lanjut," papar Fenty.

Terjunkan Tim

Di sisi lain, usai mendapat laporan adanya pembuangan sampah sembarangan di lahan warga setempat, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk mengangkut dan mengolah sampah tersebut di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang dimiliki Pemkab Bantul.

Tindakan itu dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan setempat dan mengantisipasi sebaran penyakit dikarenakan tumpukan sampah mendadak.

Pihaknya pun tak ingin kejadian itu kembali terjadi, sehingga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan peran Jaga Warga.

"Kami tetap meminta tolong Pak Dukuh, Pak Lurah setempat. Tolong lokasi-lokasi seperti itu dimonitor, digerakkan penjaga lingkungan, diaktifkan lagi peran Jaga Warga. Karena sangat disayangkan kalau kejadian ini kembali terjadi," ujar dia.

Baca juga: Lahan Kosong di Imogiri Mendadak Dipenuhi Sampah Satu Dump Truk

Apalagi, kejadian serupa pernah terjadi sekitar dua tahun yang lalu atau pada tahun 2024.

Kala itu, pelaku pembuangan sampah liar berhasil terungkap dan harus membersihkan sampah yang dibuang tersebut.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved