Kasus Dugaan Malapraktik di RSUD Prambanan: Polda DIY Periksa 5 Saksi

Kasus dugaan kelalaian medis di RSUD Prambanan, Sleman, yang menewaskan balita Naura Dwi Meidita Putri (3), kini resmi ditangani Polda DIY

Tayang:
Penulis: IWE | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
Ayah korban kasus malapraktik di RSUD Prambanan, Nicohadiyanto (36), sedang menujukkan video buah hati, saat dijumpai di rumahnya, di Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Rabu (3/6/2026). 

Dalam pertemuan itu, Bupati menyampaikan permohonan maaf atas kendala komunikasi antara manajemen RSUD Prambanan dengan kuasa hukum keluarga korban. 

Direktur RSUD Prambanan turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut.

Rencana Silaturahmi

Manajemen RSUD Prambanan bersama dokter yang dilaporkan berencana melakukan kunjungan kembali ke rumah keluarga Naura setelah peringatan 40 hari wafatnya korban. 

Kunjungan ini disebut sebagai bentuk silaturahmi dan empati kemanusiaan, bukan untuk membahas proses medis.

“Kami sudah menyampaikan ke direktur bahwa kunjungan ini tidak akan membahas soal proses medis. Jadi kami komunikasi dengan kuasa hukum, sepakat menurunkan aspek, hanya silaturahmi kemanusiaan,” ujar Hendra.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan memunculkan tuntutan evaluasi terhadap standar pelayanan medis di rumah sakit daerah. 

Polda DIY berkomitmen melanjutkan penyelidikan dengan memanggil saksi tambahan pekan depan. Keluarga korban berharap keadilan ditegakkan dan penyebab kematian anak mereka dapat terungkap secara transparan. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved