Tujuh Pasang Pengantin di Bantul Ijab Kabul di Atas Traktor dengan Mahar Ayam dan Sayuran

Usai kirab, prosesi ijab kabul dilakukan di atas traktor sawah. Konsep itu mengandung filosofi nilai budaya

Tayang:
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
NIKAH BARENG: Sepasang pengantin tertua yakni Supiyati (43) dan Alip Munandar (49), asal Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, sedang duduk di gerobak teraktor sawah untuk mengikuti prosesi nikah bareng, Selasa (19/5/2026) siang. 

"Kami sangat bahagia sebagai Gen Z bisa mantap menikah di usia muda dengan konsep jadul yang sangat bermakna. Dan kami tidak mengeluarkan biaya atau gratis full fasilitas," ucap Satrio Amukthi.

Senada, sepasang pengantin tertua yakni Supiyati (43) dan Alip Munandar (49), mengaku bahagia bisa melanjutkan keseriusan melalui momen nikah bareng. Mereka senang sebab, pernikahan ini diramaikan oleh orang sekampung.

"Tidak terbayangkan bisa nikah semeriah ini. Kebetulan saya dan Mas Alip sama-sama warga Kapanewon Sewon. Kami kenal karena tetanggaan," jelasnya.

Ia mengaku mengikuti nikah bareng dikarenakan senang dengan konsep pernikahan unik tersebut. Ia mengetahui adanya nikah bareng dari media sosial, sehingga mendaftar dan lolos untuk mendapatkan fasilitas nikah bareng tanpa mengeluarkan biaya.

"Kebetulan kenal sama teman-teman Fortais. Terus kami daftar. Dan enggak nyangka, ternyata lolos. Jadi senang. Apalagi, konsep ini juga mengusung budaya Jawa," tandasnya.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved