Viral Pengendara Sepeda Motor di Bantul Ngaku Dikeroyok, Ternyata Kecelakaan Tunggal

Berdasarkan penuturan pengelola warung Madura, R, diperoleh informasi bahwa korban terjatuh sendiri dan tidak ada gerombolan orang.

Tayang:
Istimewa/Dok. Polres Bantul
LOKASI: Warga di Ring Road Manding Bantul, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, sedang menunjukkan temuan pecahan sepeda motor dan pelat kendaraan milik korban laka tunggal, Sabtu (16/5/2026) dini hari. 
Ringkasan Berita:
  • AWP (28), warga Bantul, sempat mengaku dikeroyok delapan orang saat berkendara di Ring Road Manding.
  • Polisi menelusuri keterangan saksi dan menemukan bukti bahwa korban sebenarnya mengalami kecelakaan tunggal.
  • Setelah dikonfrontasi, korban mengakui insiden itu bukan pengeroyokan melainkan jatuh sendiri di timur pabrik Maesindo.

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ramai di media sosial seorang pengendara sepeda motor di Jalan Tentara Pelajar, Ring Road Manding, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, menjadi korban pengeroyokan orang tidak dikenal hingga mengalami luka-luka.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan, kejadian itu dialami oleh AWP (28), warga Manding, Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul di Jalan Tentara Pelajar Ring Road Manding pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Berdasarkan informasi dari korban. Awalnya, korban hendak pulang usai dari rumah temannya. Sesampainya di simpang tiga Manding, korban berpapasan dengan pelaku dari arah utara," katanya, kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Korban memperkirakan jumlah pelaku tersebut sekitar delapan orang. Setelah berpapasan, rombongan pelaku putar balik dan menendang setang motor milik korban, sehingga korban terjatuh.

Dikatakannya, saat terjatuh, korban dikeroyok oleh rombongan tersebut hingga mendapatkan luka sabetan di tangan kanan. Tidak hanya itu saja, kelopak mata korban sobek usai terjatuh.

"Setelah kejadian tersebut, korban pergi ke rumah temannya di Manding untuk minta diantar ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul," papar Rita.

Penelusuran polisi

Mendapat informasi tersebut, polisi langsung melakukan penelusuran dan meminta keterangan warga setempat.

Berdasarkan penuturan salah satu pengelola warung Madura, R, kata Rita, diperoleh informasi bahwa korban terjatuh sendiri dan tidak ada gerombolan orang.

"R melihat ada seseorang jatuh atau mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di sebelah barat Warung Madura. R melihat dengan menggunakan senter, tidak lama kemudian korban bangun dan pergi dari lokasi kecelakaan," jelas dia.

Kendati begitu, R melihat ada luka di bagian pelipis mata korban. Namun, tak lama kemudian, korban pergi ke arah Ring Road Manding dengan posisi jalan sepi, tidak ada gerombolan sepeda motor.

Tidak hanya itu saja, berdasarkan keterangan KSP, warga setempat, mengaku menemukan pecahan body sepeda motor dan pelat kendaraan sepeda motor milik korban. Kemudian, terdapat sandal sisi kanan milik korban yang tertinggal di lokasi kejadian.

"Dari hasil pemeriksaan itu, tidak ada tindak kekerasan. Berdasarkan keterangan tambahan korban setelah dikonfrontasi bahwa kejadian yang dialaminya sebenarnya adalah kecelakaan tunggal atau kecelakaan yang dialami sendiri di timur pabrik Maesindo," beber Rita.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved