Suspek Hantavirus di Kulon Progo Dinyatakan Negatif, tapi Jangan Lengah, Virus Masih Ada pada Tikus

Seorang warga Kulon Progo yang menjadi suspek dipastikan negatif Hantavirus.

Tayang:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Susilaningsih 

Dr. Meera Chand, wakil direktur bidang epidemi dan infeksi baru di UKHSA, mengatakan: 

"Penting untuk meyakinkan masyarakat bahwa risiko bagi masyarakat umum tetap sangat rendah."

"Kami sedang melakukan pelacakan kontak terhadap siapa pun yang mungkin telah melakukan kontak dengan kapal atau kasus hantavirus untuk membatasi risiko penularan lebih lanjut."

Pencegahan

Hantavirus merupakan kelompok virus yang menyebar melalui tikus dan hewan pengerat lainnya.

Karena virus ini biasanya menular melalui udara yang terkontaminasi oleh kotoran, urin, atau air liur tikus, langkah pencegahan utamanya adalah menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi sarang tikus.

Berikut adalah langkah-langkah pencegahan yang efektif:

1. Memutus Akses Tikus ke Dalam Rumah

 

Tutup Celah: Periksa dinding, jendela, atau pintu yang memiliki celah. Gunakan kawat kasa, semen, atau dempul untuk menutup lubang sekecil apa pun.

 Pasang Jebakan: Gunakan jebakan tikus di area yang dicurigai sebagai jalur lewat tikus. Hindari membiarkan bangkai tikus terlalu lama.

 Bersihkan Area Luar: Pangkas rumput yang tinggi dan jauhkan tumpukan kayu atau barang bekas dari dinding rumah agar tidak menjadi tempat persembunyian.


2. Manajemen Makanan dan Kebersihan

 

Simpan Makanan dengan Rapat: Pastikan semua makanan manusia maupun hewan peliharaan disimpan dalam wadah kedap udara dari bahan plastik keras, kaca, atau logam.

Cuci Peralatan Makan: Segera cuci piring setelah digunakan dan bersihkan sisa makanan yang jatuh di lantai atau meja.

 Kelola Sampah: Gunakan tempat sampah yang memiliki tutup rapat dan buang sampah secara rutin.

3. Protokol Pembersihan yang Aman


Jika Anda menemukan kotoran atau sarang tikus, jangan menyapunya atau menggunakan penyedot debu (vacuum cleaner) karena dapat menerbangkan partikel virus ke udara. 


Ikuti langkah ini:

 Gunakan APD: Pakai masker dan sarung tangan karet/plastik.

 Semprot Disinfektan: Semprot kotoran atau sarang tikus dengan cairan pemutih (bleach) yang diencerkan atau disinfektan lainnya. Biarkan selama 5 menit hingga basah kuyup.

Seka dengan Tisu/Kain: Ambil kotoran menggunakan tisu atau kain lap, lalu buang ke dalam kantong plastik tertutup.

 Pel Area Tersebut: Bersihkan seluruh area bekas sarang dengan disinfektan.

Cuci Tangan: Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah melakukan kegiatan di luar ruangan atau membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang hewan.

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved