Harga Hewan Kurban di Gunungkidul Mulai Bergerak Naik, Pasokan Dipastikan Surplus
Menjelang Hari Raya Iduladha, harga hewan kurban di pasar-pasar hewan wilayah Kabupaten Gunungkidul, mulai menunjukkan tren kenaikan
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Jelang Hari Raya Iduladha, harga hewan kurban di pasar-pasar hewan Kabupaten Gunungkidul, mulai menunjukkan tren kenaikan.
- Walau pergerakan harga mulai terjadi, kenaikannya dinilai belum signifikan dan kondisi stok ternak dipastikan surplus sehingga siap memasok kebutuhan luar daerah.
- Menurut Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, fluktuasi harga mulai terlihat saat melakukan pantauan di Pasar Hewan Siyono bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY, Kamis (7/5/2026).
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Menjelang Hari Raya Iduladha, harga hewan kurban di pasar-pasar hewan wilayah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai menunjukkan tren kenaikan.
Meski pergerakan harga mulai terjadi, kenaikannya dinilai belum signifikan dan kondisi stok ternak dipastikan surplus sehingga siap memasok kebutuhan luar daerah.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengonfirmasi bahwa fluktuasi harga mulai terlihat saat melakukan pantauan di Pasar Hewan Siyono bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY, Kamis (7/5/2026).
Ia menyebutkan bahwa kenaikan harga sapi masih dalam tahap wajar, sementara harga kambing mulai merangkak naik setelah sebelumnya sempat merosot.
"Kenaikan harga hewan kurban di wilayahnya sudah mulai terjadi meski tidak signifikan. Untuk sapi, harga mengalami sedikit kenaikan, namun masih relatif stabil. Sementara untuk kambing, sebelumnya justru sempat mengalami penurunan harga, namun kini mulai meningkat kembali," ujar Endah.
Ia menambahkan bahwa ketidakpastian harga masih akan membayangi pasar mengingat jadwal hari pasaran yang masih tersisa sebelum hari raya tiba.
“Untuk harga sudah ada pergerakan. Untuk di pasar hewan ini, masih ada 3 kali pasaran lagi, jadi harganya tidak dapat diprediksi. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi kenaikan semakin dekat Iduladha, atau justru bisa dapat lebih murah semakin mepet hari H. Tapi mudah-mudahan harganya stabil, sehingga tidak menjadi penyumbang inflasi di DIY maupun Gunungkidul,” paparnya.
Surplus Ribuan Ekor
Data Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunjukkan ketersediaan ternak tahun ini melampaui angka kebutuhan lokal secara signifikan. Populasi sapi yang memenuhi syarat kurban mencapai 11.000 ekor, padahal kebutuhan lokal hanya di kisaran 4.500 ekor.
Sementara untuk kambing, stok yang tersedia mencapai 26.000 ekor untuk memenuhi kebutuhan yang hanya sekitar 16.000 ekor.
“Pantauan hari ini juga untuk memastikan jumlah hewan ternak yang siap menjadi hewan kurban. Dan alhamdulillah Gunungkidul surplus. Untuk sapi yang memenuhi syarat kurban, kami ada 11.000 ekor dari kebutuhan sekitar 4.500 ekor saja. Sedangkan untuk kambing, kebutuhan kami di kisaran 16.000 ekor, namun kami siap 26.000 ekor,” ungkap Endah.
Kelebihan pasokan ini diproyeksikan dapat menyokong kebutuhan hewan kurban di kabupaten/kota lain di wilayah DIY hingga ke luar provinsi.
Di Pasar Hewan Siyono sendiri, setiap pasaran Wage rata-rata diperdagangkan 700 ekor sapi dan 700 ekor kambing. Saat ini, harga sapi hidup dibanderol sekitar Rp 45.000 per kilogram, sedangkan kambing berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 4 juta per ekor.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, yang turut hadir dalam pantauan tersebut menekankan pentingnya peran Gunungkidul sebagai penyokong stabilitas harga di DIY.
"Sudah kita lihat sendiri, Gunungkidul surplus baik untuk kambing maupun sapi. Dan ini tentu hal yang baik untuk bisa menjaga agar harga tidak terlalu melonjak," imbuhnya.
Jaminan Kesehatan dan Nutrisi
| Polres Bantul Ringkus Dua Pria yang Diduga Pengedar dan Pengonsumsi Pil Y |
|
|---|
| Jogja Takbir Festival 2026 Bakal Digelar di Malioboro, Hasto Wardoyo: Jadi Daya Tarik Wisata |
|
|---|
| Harga Hewan Kurban Naik, BI DIY Prediksi Dampak ke Inflasi Tidak Signifikan |
|
|---|
| Jelang Iduladha 2026, Pemkab Bantul Pastikan Stok Hewan Kurban Aman dan Mencukupi |
|
|---|
| Asmara Terlarang Berbuah Semen: Pasangan Selingkuh 'Cor' Jalan Desa yang Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Gunungkidul-Endah-Subekti-mengusap-sapi-DI-Pasar-Hewan-Siyono-di-Playen-Gunungkidul.jpg)