Libur Idul Adha, Okupansi Hotel di DIY Lesu
Okupansi hotel di DIY lesu saat libur Iduladha 1447 H. Menurut catatan PHRI DIY, okupansi di DIY rata-rata hanya 45 persen
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Okupansi hotel di DIY lesu saat libur Iduladha 1447 H. Menurut catatan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, okupansi di DIY rata-rata hanya 45 persen.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan okupansi hotel mulai merangkak naik pada Kamis (28/5) bersamaan dengan cuti bersama Idul Adha. Okupansi pada 28 Mei 2026 tercatat sebesar 55 persen.
"Ya kalau Idul Adha memang seperti itu (sepi), karena memang biasanya masih ada kegiatan di daerah masing-masing. Dulu malah hanya mencapai 30 sampai 40 persen. Nah ini lumayan terdorong karena ada cuti bersama," katanya, Kamis (28/5/2026).
Meski pada libur Iduladha sedikit lesu, reservasi hotel di DIY untuk 30 dan 31 Mei 2026 meningkat, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Reservasi hotel di DIY mencapai 65 persen.
Namun, angka reservasi tersebut masih belum sesuai dengan harapan PHRI DIY. Sebab, PHRI DIY menargetkan okupansi sebesar 85 persen.
"Reservasi masih belum sesuai harapan kami, tetapi kami masih optimis karena biasanya wisatawan itu tidak reservasi, langsung datang ke hotel. Ya masih ada kemungkinan bertambah," terangnya.
Ia pun berharap wisatawan berhati-hati saat melakukan reservasi. Pasalnya belakangan ini ada penipu yang mengganti nomor telepon hotel untuk menipu wisatawan.
"Wisatawan harus berhati-hati, pastikan dulu nomornya benar, bisa cek juga ke website PHRI DIY, sudah lengkap alamat dan nomor teleponnya. Jangan sampai tertipu," imbuhnya.
| DPD RI Salurkan Sapi Kurban ke Pelosok DIY, Siapkan Program Pengembangan Agribisnis |
|
|---|
| Sebanyak 466 Hewan Kurban di Bantul Terinfeksi Cacing Hati |
|
|---|
| Momen Iduladha, Ketua DPRD Kota Yogya Sebut Semangat Kurban Sebagai Modal Sosial |
|
|---|
| Bersama Ribuan Warga Klaten, Bupati Hamenang Ikuti Salat Iduladha, Suasana Alun-alun Klaten Khusyuk |
|
|---|
| Aturan Suhu dan Cara Simpan Daging Kurban Versi Dosen Agroindustri di Jogja, Dijamin Bebas Bakteri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ketua-PHRI-DIY-Deddy-Pranowo-Eryono-2712026.jpg)