Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sebanyak 26 Kali Selama 6 Jam Terakhir
Aktivitas pergerakan magma di puncak Gunung Merapi selama enam jam terakhir masih cukup tinggi.
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (*)
| Update Merapi : Awan Panas Meluncur 1,8 KM, Belasan Guguran Lava Mengarah ke Kali Bebeng |
|
|---|
| Update Merapi 6 Jam Terakhir: Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Kali Boyong |
|
|---|
| Semalam, Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sebanyak 13 Kali ke Kali Boyong |
|
|---|
| Dalam 6 Jam Terakhir, Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sebanyak 17 Kali ke Kali Krasak |
|
|---|
| Gunung Merapi Luncurkan 20 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Sat/Putih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262404-Aktivitas-Merapi-hari-ini.jpg)