Limbah SPPG Diduga Cemari Air Sumur di Mangiran, Pemkab Bantul Beri Waktu 10 Hari
Bupati Bantul menanggapi dugaan air sumur warga Mangiran, Trimurti, Srandakan, Bantul tercemar limbah IPAL
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Joko Widiyarso
Di sisi lain, Hermawan menyebut bahwa pembuatan IPAL di SPPG menjadi salah satu syarat SPPG untuk beroperasi. Akan tetapi, sebagian IPAL SPPG di Bantul belum berstandar dan belum sesuai kapasistas.
"Nah itu yang mau kita dorong agar dilengkapi oleh SPPG. Dinas Lingkungan Hidup juga sudah periksa dan akan cek," tutup dia.
Sumur tercemar IPAL
Diberitakan sebelumnya, baru-baru ini, beredar kabar sumur warga di Mangiran, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, berbusa dan tidak bisa dipergunakan untuk minum, mandi, maupun mencuci diduga karena tercemar IPAL.
Agus Indriyanto (55), warga Mangiran, mengaku menjadi salah satu warga yang mengalami kejadian tersebut.
Selama hampir sebulan terakhir, ia tidak bisa menggunakan air sumurnya dikarenakan diduga tercemar IPAL dari SPPG Mangiran.
"Sekitar tanggal 15 April 2026 ini, saya mulai komplain ke SPPG tersebut. Tapi, seminggu sebelum tanggal 15 April itu, saya mulai merasakan ada yang enggak beres. Air saya berbusa dan bau, jadi tidak bisa dipergunakan," katanya, saat dijumpai di rumahnya, Kamis (30/4/2026).
Adapun air yang ia pergunakan merupakan air sumur mandiri yang dibuat pada beberapa tahun silam. Kedalaman sumur tersebut mencapai delapan meter.
Imbas terdampak limbah tersebut, kini ia harus mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Ya, karena tercemar limbah itu, jadi saya sama keluarga gitu kalau mau mandi ya ngungsi ke tempat adik saya. Jaraknya hampir satu kilometer dari rumah saya. Di rumah saya kan ada empat jiwa, saya, istri saya, dan dua anak saya. Nanti, kalau mau minum ya beli pakai galon," jelasnya.
| Dugaan Pencemaran Limbah MBG di Bantul, Hasil Penelusuran: IPAL SPPG Mangiran Belum Penuhi Syarat |
|
|---|
| Air Sumur Warga di Bantul Berbusa, Diduga Tercemar Limbah SPPG Mangiran |
|
|---|
| Genjot PAD, Pemkab Bantul Hadirkan Inovasi Dashboard Pendapatan Real Time |
|
|---|
| Sekda Bantul Sebut Kinerja ASN yang Jalankan WFH Sekali Seminggu Tetap Termonitor |
|
|---|
| Pemkab Bantul Belajar Pengelolaan Museum ke Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Bantul-Abdul-Halim-Muslih-dan-Sekda-Bantul-Agus-Budi-Raharja-soal-limbah-IPAL.jpg)