Peringati Hari Gizi Nasional, STIKes Panti Rapih Dorong Warga Manfaatkan Pangan Lokal

Program Studi Sarjana Gizi STIKes Panti Rapih Yogyakarta menggandeng ibu-ibu PKK Padukuhan Pringwulung dalam sebuah pagi yang penuh edukasi

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Warga bersama jajaran civitas akademika STIKes Panti Rapih Yogyakarta mengikuti senam massal saat peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 di Kampus 2 STIKes Panti Rapih, Yogyakarta, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaborasi edukasi kesehatan untuk mendorong peningkatan kesadaran akan gizi seimbang berbasis pangan lokal di masyarakat 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di tangan para ibu, pola konsumsi sebuah keluarga ditentukan.

Menyadari peran strategis tersebut, Program Studi Sarjana Gizi STIKes Panti Rapih Yogyakarta menggandeng ibu-ibu PKK Padukuhan Pringwulung dalam sebuah pagi yang penuh edukasi, Jumat (10/4/2026).

Dari pemeriksaan tensi hingga konseling gizi, para ibu ini disiapkan menjadi 'pahlawan gizi' yang mampu mengolah potensi pangan lokal menjadi asupan bermutu.

Melibatkan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Padukuhan Pringwulung, kegiatan ini difokuskan pada kolaborasi edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang berbasis pangan lokal.

Peringatan kali ini mengusung tema nasional ”Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal” dengan subtema ”Cintai Pangan Lokal, Wujudkan Gizi Seimbang”. 

Langkah ini diambil sebagai respons atas masih ditemukannya berbagai permasalahan gizi di masyarakat, mulai dari gizi kurang hingga gizi lebih. 

Di sisi lain, potensi pangan lokal yang kaya nutrisi di sekitar masyarakat dinilai masih belum dimanfaatkan secara optimal sehingga membutuhkan edukasi yang lebih kontekstual.

Kegiatan yang juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-33 STIKes Panti Rapih Yogyakarta ini diisi dengan ragam aktivitas fisik dan pengecekan kesehatan.

Baca juga: Gencatan Senjata Iran-AS Terancam Bubar di Tengah Jalan, Ini Pemicunya

Sejak pagi, jajaran dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, bersama ibu-ibu PKK mengikuti senam massal.

Setelahnya, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang difasilitasi oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Depok II.

Pemeriksaan tersebut meliputi pengukuran tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan.

Para peserta juga mendapatkan layanan konseling gizi secara langsung dari para dosen Prodi Sarjana Gizi untuk memahami keseimbangan antara asupan nutrisi dan aktivitas fisik harian.

Ketua STIKes Panti Rapih Yogyakarta Yulia Wardani, MAN, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat luas, khususnya kelompok ibu rumah tangga, sangat krusial dalam upaya membangun kesadaran gizi kolektif.

”Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti di lingkungan kampus, tetapi juga menjangkau masyarakat. Ibu-ibu PKK memiliki peran strategis dalam mengelola pola konsumsi keluarga, sehingga edukasi gizi seimbang berbasis pangan lokal dapat lebih mudah diterapkan di rumah,” ungkap Yulia.

Kolaborasi edukatif ini mendapatkan respons positif dari warga setempat. Salah satu peserta dari PKK Padukuhan Pringwulung mengakui bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru terkait manajemen konsumsi keluarga.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved