Berita Kriminal
Satu Mahasiswa Jadi Korban Aksi Klithih di Godean Sleman, Alami Luka Bacok di Tangan dan Punggung
Seorang mahasiswa asal Jambi berinisial DHA (21) menjadi korban penyabetan senjata tajam jenis celurit saat melintas di Jalan Godean, Sleman
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Seorang mahasiswa asal Jambi jadi korban aksi kekerasan jalanan atau klitih di kawasan Jalan Godean, Sleman.
- Akibat peristiwa tersebut, korban menderita luka sabetan senjata tajam di bagian tangan dan punggung
- Polisi langsung bergerak melakukan olah TKP dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aksi kekerasan jalanan atau yang kerap disebut klithih kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman.
Seorang mahasiswa asal Jambi berinisial DHA (21) menjadi korban penyabetan senjata tajam jenis celurit saat melintas di Jalan Godean, KM 9, Dusun Senuko, Sidoagung, Godean, pada Minggu (5/4/2026) dini hari.
Akibatnya, korban menderita luka di bagian tangan dan punggung.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengonfirmasi bahwa jajaran Polsek Godean telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) terkait peristiwa tersebut.
Kronologi
Menurutnya, kejadian bermula sekitar pukul 03.35 WIB saat korban berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Scoopy bersama dua rekannya, MIAV (21) dan MAAP (21).
Posisi korban berada di tengah.
"Setelah sampai di depan RM Baleroso diduga pelaku menyalip kendaraan korban dan saling memandang atau melotot," ujar Iptu Argo dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).
Ketika sampai di pertigaan Bapas, dua kendaraan pelaku memutar balik sambil menyeret benda tajam ke aspal hingga mengeluarkan percikan api.
Merasa terancam, korban dan rekan-rekannya berhenti di depan penjual bambu dan berusaha menyelamatkan diri.
Baca juga: Dampak Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sleman, Empat Rumah Warga Dilaporkan Rusak
Rekan korban lari ke tempat pemotongan ayam, dan di kejar para pelaku namun tidak tertangkap.
Setelah itu para pelaku berbalik mendekati korban yang saat itu tertinggal di motor dan salah satu di duga pelaku menganiaya dengan senjata tajam jenis clurit.
"Korban berusaha menangkis dan mengenai tangan (dengan) 3 luka, di punggung 1 luka. Setelah itu para pelaku yang menggunakan sekitar 7 sepeda motor dan 1 mobil pikup yang berisi sekitar 8 orang meninggalkan korban," katanya.
Pelaku Langsung Kabur
Rombongan pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian setelah melakukan aksinya.
Sementara korban segera dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan penanganan medis dan kini menjalani rawat jalan.
Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Godean pada Minggu pagi pukul 05.15 WIB.
Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas para pelaku.
"Kepolisian saat ini masih Meminta keterangan dari para saksi dan korban serta mengecek CCTV yang berada disekitar kejadian untuk penyelidikan dan penelusuran," kata dia.(*)
| Bupati Bantul Tanggapi Kasus Tewasnya Ilham: Saya Mengutuk Keras Tindakan Tak Berperikemanusiaan Itu |
|
|---|
| JPW Kecam Pengeroyokan yang Menewaskan Ilham Dwi Saputra, Segera Surati Komisi III |
|
|---|
| Modus Tanya Alamat, Orang Tak Dikenal Tipu dan Gasak Uang Rp4,5 Juta Milik Nenek di Bantul |
|
|---|
| Pesan Tembakau Sintetis via Instagram, Pemuda 22 Tahun di Magelang Diciduk Polisi |
|
|---|
| Modus Tanya Alamat KKN Ujung-ujungnya 'Njambret', Komplotan Curas Lintas Daerah Dibekuk Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-pembacokan-dengan-celurit.jpg)