Aktivitas Gunung Merapi Senin 6 April 2026 : Teramati 6 Kali Guguran Lava
Gunung Merapi teramati mengalami 6 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi teramati mengalami 6 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.
Hal itu berdasarkan hasil pemantauan BPPTKG Yogyakarta sepanjang periode pengamatan hari ini, Senin (6/4/2026), pukul 00.00-06.00 WIB.
Sementara untuk pengamatan kegempaan, tercatat 35 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-31 mm dan lama gempa 70.04-175.12 detik.
Selain itu ada tercatat pula 28 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-37 mm, S-P 0.3-0.9 detik dan lama gempa 11.32-52.49 detik.
Hingga saat ini, Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan Level III (Siaga) untuk gunung berapi aktif di perbatasan DIY dan Jawa Tengah tersebut.
Untuk pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 100 meter dari puncak.
Baca juga: Data Dampak Cuaca Ekstrem di Kota Yogya, Atap Rumah Warga Saudagaran Porak Poranda
Cuaca mendung, dengan angin tenang ke arah barat.
Suhu udara berikisar 19.3-20.9°C. Kelembaban 88.7-92 persen. Tekanan udara 873.3-916.7 mmHg.
Lebih lanjut, BPPTKG Yogyakarta menyampaikan rekomendasi terkait potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat pun diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar serta awan panas guguran (APG), terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (*)
| Gunung Merapi Tercatat Mengalami 32 kali Gempa Guguran Jumat Siang Ini |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Kamis 2 April 2026 Siang : BPPTKG Catat 35 Kali Gempa Guguran |
|
|---|
| Selasa Siang Ini, Gunung Merapi Tercatat Mengalami 36 Kali Gempa Guguran |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Minggu 29 Maret 2026: Teramati 6 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Krasak |
|
|---|
| Hingga Jumat Siang, BPPTKG Catat Ada 30 Kali Gempa Guguran di Gunung Merapi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260604-Aktivitas-Gunung-Merapi-Hari-Ini.jpg)