Volume Sampah di Bantul Diprediksi Naik 8 Persen saat Libur Lebaran, DLH Bantul Bentuk Tim Khusus

DLH Kabupaten Bantul akan melakukan siaga penanganan sampah selama 18-24 Maret 2026 dengan berbagai langkah. 

Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho. 
Ringkasan Berita:
  • DLH Bantul memperkirakan lonjakan sampah selama momen libur Lebaran 2026 mencapai delapan persen dibandingkan hari biasa
  • Sebagai langkah antisipasi penanganan sampah, DLH akan melakukan siaga penanganan sampah selama 18-24 Maret 2026
  • Salah satunya dengan mengoptimalkan operasional tempat pengolahan sampah yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul memperkirakan selama momen libur Lebaran Idulfitri 2026 akan terjadi lonjakan sampah mencapai delapan persen dibandingkan pada hari-hari biasanya.

"Prediksi akan ada kenaikan sampah sekitar delapan persen dari jumlah sampah Kabupaten Bantul saat ini yang mencapai 100 ton per hari," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, Minggu (15/3/2026).

Sebagai langkah antisipasi penanganan sampah Lebaran 2026, pihaknya akan melakukan siaga penanganan sampah selama 18-24 Maret 2026 dengan berbagai langkah. 

"Kami akan membentuk satu tim kebersihan area publik sebanyak 10 orang dan satu tim pengangkutan evakuasi sampah berupa 29 truk sebanyak 120 personel," ujar dia.

Optimalkan Pengolahan Sampah 

Selanjutnya, pihaknya juga akan mengoptimalkan operasional tempat pengolahan sampah yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul

Beberapa di antaranya meliputi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modalan, TPST Argodadi, Tempat Pengolahan Sampah - Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Sokowaten, dan TPS3R Banguntapan.

Tempat pengolahan sampah itu memiliki kapasitas daya tampung yang berbeda, namun dipastikan tetap dioptimalkan untuk mengatasi permasalahan sampah selama libur Lebaran Idulfitri nanti.

"Kami juga menyiapkan satu Tim Reaksi Cepat (TRC) pangkas/tebang pohon sebanyak 14 orang yang dikoordinasikan dengan tim Badan Penanggulangan Bencana Bantul untuk mengatasi adanya kondisi kedaruratan," tuturnya.

Baca juga: Polres Bantul Bongkar dan Razia Peredaran Miras, Ada Modus COD saat Ramadan

Kesiapan TRC pangkas/tebang pohon ini dilakukan mengingat masih adanya potensi hidrometeorologi pada momen libur Lebaran Idulfitri 2026.

Dengan upaya itu, pihaknya berharap momen libur Lebaran nanti dapat berlangsung lancar, aman, tanpa gangguan.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengajak kepada masyarakat dan pelaku wisata untuk bergerak bersama mengatasi masalah sampah dari hulu sampai hilir, membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang sampah sembarang, dan tidak membuang sampah di sungai.

"Mari kita wujudkan wisata bersih untuk kesehatan dan kenyamanan bersama demi lingkungan lestari berkelanjutan," pinta dia. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved