BEI Akan Buka Layanan di MPP Kulon Progo Tahun Ini

Nantinya, BEI hanya memberikan layanan sosialisasi dan informasi sehingga tidak dibutuhkan ruangan khusus yang bersifat privat.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Alexander Aprita
BUKA LAYANAN: Mal Pelayanan Publik (MPP) Kulon Progo di Kapanewon Wates. Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan akan membuka layanan di MPP Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Mal Pelayanan Publik (MPP) Kulon Progo dikabarkan akan diisi oleh satu stand baru di 2026 ini. Adapun MPP dikelola langsung oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kulon Progo.

Penelaah Teknis DPMPTSP Kulon Progo, Widya Asri Rahmawati menyampaikan satu stand baru tersebut datang dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEI hadir di Kulon Progo

"BEI akan hadir di MPP Kulon Progo pada 2026 ini, namun kapan persisnya belum bisa dipastikan," kata Widya pada wartawan, Rabu (25/02/2026).

Menurutnya, saat ini masih ada proses administrasi yang harus dilewati oleh pihak BEI. Kehadiran BEI di MPP Kulon Progo masih dalam tahap penjajakan kerjasama.

Sebab Widya mengatakan sebelumnya sudah ada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beserta Perjanjian Kerja Sama (PKS). Keduanya menjadi dasar aturan untuk kehadiran BEI di MPP Kulon Progo.

"Perlu ada perikatan tertulis sebagai dasar aturan agar lebih jelas," ujarnya.

Buka layanan di MPP

Widya mengatakan pihaknya juga sudah menyiapkan tempat untuk BEI di MPP Kulon Progo. BEI disebut sudah tertarik untuk membuka layanan di Kulon Progo sejak 2025.

Nantinya, BEI hanya memberikan layanan sosialisasi dan informasi sehingga tidak dibutuhkan ruangan khusus yang bersifat privat. Namun belum diketahui secara spesifik layanan apa yang akan disediakan.

"Saat ini masih dalam pembahasan untuk layanan yang diberikan serta ruang yang akan digunakan," jelas Widya.

MPP Kulon Progo menyediakan ruangan khusus yang bersifat privat untuk layanan. Salah satunya digunakan oleh Kantor Imigrasi.

Menurut Widya, imigrasi membutuhkan ruang tertutup karena layanan yang diberikan banyak berkaitan dengan identitas pribadi. Apalagi layanannya berupa pembuatan paspor.

"Yang jelas untuk BEI nanti ruangannya tidak bersifat privat," katanya.(alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved