Sekda DIY Tanggapi Kericuhan di Mapolda: Kedepankan Kritik yang Berbudaya
Unjuk rasa di MarkasPolda DIY pada Selasa malam, sebagai aksi solidaritas terhadap kasus dugaan penganiayaan oleh oknum aparat di Tual, berujung ricuh
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
"Semua pihak harus introspeksi. Apakah yang kita lakukan ini sudah sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat dan sesuai aturan yang berlaku? Seperti itu saja," tandasnya.
Mapolda DIY kondusif
Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda DIY Kombes Pol Ihsan memastikan bahwa situasi di kawasan Mapolda kini telah kembali kondusif, meski ada fasilitas fisik yang terdampak.
“Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengerusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” kata Ihsan, Rabu (25/2/2026).
Dalam merespons dinamika di lapangan, kepolisian mengklaim tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan menahan diri.
Ihsan sekaligus membantah peredaran informasi yang menyebut bahwa aparat menembakkan gas air mata guna membubarkan pengunjuk rasa.
“Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi,” ucapnya.
Menyadari kemarahan publik atas insiden kemanusiaan di Maluku yang menjadi pemantik utama demonstrasi ini, pihak Polda DIY turut menyampaikan empati dan duka cita kepada keluarga korban.
“Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.
| Musim Perdana Campus League 2026 Resmi Diluncurkan, Ajang Atlet Mahasiswa untuk Karier Profesional |
|
|---|
| Penjelasan UAD Yogyakarta Soal Insiden 12 Mahasiswa Terjebak di Lift Kampus |
|
|---|
| Kritik Dibalas Laporan: Fenomena 'Legalisme Otokratik' di Era Rezim Baru |
|
|---|
| Mahasiswa Teknik Geologi UPNVY Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam Pohon di Pantai Trisik Kulon Progo |
|
|---|
| Mahasiswa ITB Gunakan AI untuk Nudifikasi, Wamen Komdigi Minta Pengembang AI Pikirkan Sisi Etik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekda-DIY-Ni-Made-Dwipanti-Indrayanti-1622026.jpg)