Berita Kecelakaan

Laka Beruntun Tiga Kendaraan di Jalan Parangtritis Bantul, Diduga Akibat Sopir Truk Mengantuk

Laka beruntun di Jalan Parangtritis melibatkan tiga kendaraan yang sama-sama melaju dari arah utara ke selatan, Minggu (11/1/2026)

Tayang:
Dokumentasi untuk Tribun Jogja/Dok. Polres Bantul
LAKA BERUNTUN - Polisi dan sejumlah pihak sedang menangani laka lantas beruntun di Jalan Parangtritis, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu (11/1/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan lalu lintas beruntun di Jalan Parangtritis, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu (11/1/2026) pukul 08.20 WIB.
  • Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan dan bermula saat kendaraan sama-sama melaju dari arah utara ke selatan.
  • Tidak ada korban jiwa dalam laka beruntun, pengendara dan penumpang alami luka-luka

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di utara traffic light Tembi, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu (11/1/2026) pukul 08.20 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan kejadian itu melibatkan tiga kendaraan dan bermula saat kendaraan sama-sama melaju dari arah utara ke selatan.

"Sesampainya di tempat kejadian perkara, kendaraan mobil Isuzu Elf nomor polisi K 7923 OF dan mobil box JNT nomor polisi B 9986 UXY berhenti dan antre di traffic light," katanya kepada awak media.

Tiba-tiba, dari arah belakang atau utara ke selatan melaju truk engkel nomor polisi  K 8428 GS menabrak kendaraan yang ada di depannya.

Ternyata, sopir truk tersebut mengantuk, sehingga mobil di depannya tergencet.

"Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu. Akan tetapi, pengendara dan penumpang mengalami luka-luka," beber Rita.

Baca juga: Tren Kasus DBD di Bantul Sepanjang 2025 Menurun, Tercatat Ada 576 Kasus

Korban Luka

Adapun sopir truk engkel nomor polisi K 8428 GS inisial BNS  (46), asal Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami luka patah kaki kanan dan dilarikan ke RSUD Bantul untuk mendapatkan penanganan.

Sedangkan, sopir mobil box JNT nomor polisi B 9986 UXY yakni RSP (34), asal Magelang, Jawa Tengah dan sopir Isuzu Elf nomor polisi K 7923 OF yakni MF (26), asal Kudus, Jawa Tengah, sama-sama tidak mengalami luka.

"Namun, untuk lima penumpang Isuzu Elf mengalami luka-luka," ucap Rita.

Disampaikannya, penumpang tersebut yakni Y (43), mengalami memar di hidung, mimisan, dan pusing; penumpang YA (39), mengalami gigi nyeri dan bengkak; penumpang S (50), mengalami gigi rontok, gusi bengkak, dan mimisan.

Selanjutnya, penumpang P (46), mengalami gigi copot dan kepala pusing serta penumpang MBC (13), mengalami mimisan.

Lima penumpang tersebut merupakan asal Kudus dan telah mendapatkan penanganan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.

"Gigi penumpang  yang rontok dan copot terjadi karena terbentur bangku di dalam kendaraan tersebut," jelas Rita.

Akibat kejadian itu, masing-masing kendaraan mengalami kerusakan.

Kendaraan Isuzu Elf mengalami kerusakan bodi depan dan belakang, kendaraan box JNT mengalami kerusakan bagian depan dan belakang, dan kendaraan truk engkel mengalami kerusakan bagian depan ringsek.

"Total kerugian dari kerusakan kendaraan itu diperkirakan mencapai Rp10 juta," tandas Rita.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved