UGM Bangun 100 Huntara di Aceh Utara, Libatkan Warga Lewat Pelatihan Konstruksi

UGM membangun 100 unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara,

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
HUNTARA : Sejumlah pekerja tengah membangun hunian sementara bagi korban bencana banjir di Aceh Utara 

Program pembangunan huntara ini juga melibatkan kolaborasi dengan Rumah Zakat sebagai mitra kemanusiaan.

Rumah Zakat mendukung pendanaan serta penyediaan kebutuhan dasar selama proses pembangunan.

Perwakilan Rumah Zakat Ar Razi Izzatul Yazid mengatakan, sinergi tersebut memungkinkan pendekatan keilmuan dari UGM diterapkan secara efektif di lokasi terdampak.

“Kami menyiapkan genset serta mengupayakan sumur dan toren air agar pembangunan huntara dapat berjalan lancar,” ujar Yazid.

Selain menyediakan hunian sementara, kolaborasi ini juga menekankan peningkatan kapasitas warga melalui pelatihan konstruksi.

Metode pembangunan yang diperkenalkan menjadi pengetahuan baru yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

 “Bagi warga di sini, ini menjadi wawasan baru bahwa dengan papan pun bisa membangun rumah yang kuat dan layak,” ucap Yazid.

Keberadaan huntara dinilai memberi dampak signifikan bagi penyintas banjir untuk kembali tinggal dengan aman, nyaman, dan menjaga privasi keluarga.

Keterlibatan warga dalam pembangunan juga membuka peluang pemulihan ekonomi lokal.

“Warga sangat bersyukur karena bisa kembali memiliki hunian yang aman dan melanjutkan penghidupan mereka setelah bencana,” pungkas Yazid. (*)
 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved