Permintaan Darah di Kulon Progo Meningkat Selama 2025, Capai 400 Kantong Setiap Bulan
Ketua PMI Kulon Progo, Arif Prastowo mengatakan kebutuhan darah bisa mencapai 400 kantong setiap bulan selama 2025 lalu.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Permintaan darah di wilayah Kulon Progo sepanjang 2025 tercatat mengalami peningkatan
- Ketua PMI Kulon Progo, Arif Prastowo mengatakan kebutuhan darah bisa mencapai 400 kantong setiap bulan selama 2025 lalu.
- Kesadaran masyarakat Kulon Progo untuk mendonorkan darahnya saat ini semakin meningkat, terlihat dari banyaknya kegiatan donor darah yang dilakukan.
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kulon Progo mencatatkan peningkatan permintaan darah selama 2025.
Upaya pemenuhan persediaan kantong darah pun terus dilakukan demi memastikan kebutuhannya bisa terakomodasi.
Ketua PMI Kulon Progo, Arif Prastowo mengatakan kebutuhan darah bisa mencapai 400 kantong setiap bulan selama 2025 lalu.
"Meningkat rata-rata 100 kantong per bulan dibandingkan tahun 2024," kata Arif pada wartawan, Kamis (01/01/2026).
Menurutnya, peningkatan permintaan tersebut terjadi seiring dengan banyaknya penanganan medis yang membutuhkan tambahan darah.
Terutama penanganan di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit.
Peningkatan permintaan darah pun menuntut PMI Kulon Progo untuk bisa memenuhinya dengan menyediakan stok lebih banyak.
Arif mengatakan pihaknya memasang target pendonor darah agar jumlah kantong darah bisa terpenuhi sesuai kebutuhan.
"Kami menargetkan harus bisa mendapat 500 sampai 600 pendonor setiap bulan," ungkapnya.
Arif mengaku tak mudah bisa mencapai target.
Baca juga: Masa Jabatan Habis, 102 Kepala Sekolah di Kulon Progo Ditugaskan Kembali Sebagai Guru
Kesadaran Donor Darah Meningkat
Untungnya, kesadaran masyarakat Kulon Progo untuk mendonorkan darahnya saat ini semakin meningkat, terlihat dari banyaknya kegiatan donor darah yang dilakukan.
PMI Kulon Progo pun rutin melakukan Aksi Promosi Keliling ke setiap kapanewon hingga sekolah-sekolah dalam mempromosikan pentingnya donor darah rutin.
Termasuk rutin mengingatkan pendonor agar berdonor setiap 2 atau 3 bukan sekali.
"Kami juga sangat mengharapkan keterlibatan banyak pihak agar kebutuhan darah di masyarakat bisa terpenuhi," ujar Arif.
| Serapan Pupuk Bersubsidi di Kulon Progo Masih Rendah, Pola Tanam Hingga Kondisi Ekonomi Jadi Alasan |
|
|---|
| Soal Pengadaan TKD Palihan dan Glagah, Pemkab Kulon Progo Usulkan Harmonisasi Pergub 24/2024 |
|
|---|
| Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pemilik Rumah Makan di Kulon Progo Terpaksa Sesuaikan Harga Makanan |
|
|---|
| Harga LPG Nonsubsidi di Kulon Progo Melonjak Hingga Rp240 Ribu Per Tabung |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pungli Lurah Garongan, Warga Pasang Spanduk Protes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Proses-donor-darah-di-Kantor-BPR-Bank-Kulon-Progo.jpg)