Mengintip Cemilan Tradisional Adrem Buatan Mbak Tini di Bantul
Dari tahun ke tahun, warga membuat kuliner adrem, sehingga masuk dalam jajaran warisan budaya takbenda asal Bumi Projotamansari.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
Dalam struktur itu ada struktur organisasi lagi atau anak paguyuban bernama Pusat Jajanan Halal (PJH) Mawar Merah.
"Dari paguyuban Mawar Merah sudah menetaskan PJH Mawar Merah yang di situ, ibu-ibu punya usaha makanan. Dan kami juga sudah display berupa warung kecil di pintu masuk utama untuk olahan makanan dari ibu-ibu PJH Mawar Merah," katanya.
Di dalam Paguyuban Mawar Merah terdapat sekitar 33 anggota, sedangkan PJH Mawar Merah ada 23 anggota.
Mereka yang tergabung dalam Paguyuban Mawar Merah tidak semuanya memiliki produk kuliner, namun di PJH Mawar Merah semuanya memiliki produk kuliner.
"Jadi, begitu dibentuk Paguyuban Mawar Merah, mereka ada yang ikut menggoreng, memasarkan, pemasok barang dan sebagainya. Apalagi, di sini ada empat titik yang punya produk adrem," tandas Tini.(*)
| Kebun Melon SMKN1 Pandak, Ruang Belajar dan Tumbuhnya Harapan Akan Lahirnya Petani Muda Modern |
|
|---|
| Pemkab Bantul dan DPR RI Dorong Peningkatan Peran 700 KWT |
|
|---|
| Refleksi 20 Tahun Gempa Yogyakarta, Pakar Sebut Seni Punya Peran Psikososial Pascabencana |
|
|---|
| Perangi Narkoba, Rutan Bantul Gelar Tes Urine Mendadak Bersama TNI-Polri dan BNN |
|
|---|
| Jadwal Pemadaman Jaringan Listrik Wilayah DIY Hari Ini 8 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Adrem-Gula-Jawa-di-Bantul.jpg)