Mengintip Cemilan Tradisional Adrem Buatan Mbak Tini di Bantul

Dari tahun ke tahun, warga membuat kuliner adrem, sehingga masuk dalam jajaran warisan budaya takbenda asal Bumi Projotamansari.

Tayang:
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
Karyawan Adrem Gula Jawa Mbak Tini sedang menggoreng adrem di rumah produksi Piring II, Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, belum lama ini. 

Dalam struktur itu ada struktur organisasi lagi atau anak paguyuban bernama Pusat Jajanan Halal (PJH) Mawar Merah.

"Dari paguyuban Mawar Merah sudah menetaskan PJH Mawar Merah yang di situ, ibu-ibu punya usaha makanan. Dan kami juga sudah display berupa warung kecil di pintu masuk utama untuk olahan makanan dari ibu-ibu PJH Mawar Merah," katanya.

Di dalam Paguyuban Mawar Merah terdapat sekitar 33 anggota, sedangkan PJH Mawar Merah ada 23 anggota.

Mereka yang tergabung dalam Paguyuban Mawar Merah tidak semuanya memiliki produk kuliner, namun di PJH Mawar Merah semuanya memiliki produk kuliner.

"Jadi, begitu dibentuk Paguyuban Mawar Merah, mereka ada yang ikut menggoreng, memasarkan, pemasok barang dan sebagainya. Apalagi, di sini ada empat titik yang punya produk adrem," tandas Tini.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved