GKR Hayu Ingatkan Pentingnya Kaderisasi Agar Karang Taruna Tetap Eksis di Masyarakat

GKR Hayu turut memberikan sejumlah pesan untuk Karang Taruna Kulon Progo. Terutama bagi ketua dan pengurus baru yang akan dibentuk.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Ketua Pengurus Provinsi Karang Taruna (PPKT) DIY, GKR Hayu saat menghadiri Temu Karya Karang Taruna Kulon Progo, Minggu (10/05/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Karang Taruna Kulon Progo menggelar Temu Karya 2026. Pesan GKR Hayu, agar lebih banyak anak muda terlibat.
  • Kaderisasi menjadi tantangan utama, namun diharapkan pengurus baru mampu menarik minat generasi muda untuk bergabung.
  • Karang Taruna diingatkan tetap memberi kontribusi nyata bagi masyarakat serta mempersiapkan diri menghadapi lomba tingkat nasional.

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Karang Taruna Kulon Progo menggelar Temu Karya 2026 di Aula Adikarta, Kantor Sekretariat Daerah Kulon Progo, Minggu (10/05/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu yang merupakan Ketua Pengurus Provinsi Karang Taruna (PPKT) DIY.

GKR Hayu turut memberikan sejumlah pesan untuk Karang Taruna Kulon Progo. Terutama bagi ketua dan pengurus baru yang akan dibentuk.

"Harapannya bisa semakin banyak anak muda yang terlibat aktif dalam kegiatan Karang Taruna," katanya.

Kaderisasi

GKR Hayu tak menampik salah satu kendala Karang Taruna adalah menarik anak muda untuk bergabung atau kaderisasi. Namun ia memaklumi kondisi anak muda sekarang yang kehidupan sehari-harinya sudah cukup padat dengan tugas dan pekerjaan.

Karang Taruna juga kerap dikaitkan dengan politik praktis, di mana ia melihat anak muda saat ini juga apatis dengan politik. Padahal politik adalah hal yang menyentuh semua ruang kehidupan sehari-hari.

"Tapi kalaupun berpolitik, harapannya tetap fokus pada tujuan utama yaitu kegiatan bermasyarakat," ujar GKR Hayu.

Ia pun meyakini bahwa Karang Taruna di Kulon Progo mampu menarik minat anak muda untuk bergabung. Apalagi mereka masih memiliki energi untuk menuangkan gagasan dan idenya dalam berbagai bentuk kegiatan.

Kontribusi pada masyarakat

Namun GKR Hayu tetap mengingatkan bahwa Karang Taruna harus tetap memberikan kontribusi ke masyarakat. Ia tidak ingin relasi dengan masyarakat hanya ada pada 1 sisi, di mana hanya Karang Taruna yang mendapatkan manfaatnya.

"Jangan sampai terbentuk toxic relationship, harus bisa membawa perubahan yang lebih baik," jelasnya.

Ketua Panitia Temu Karya Karang Taruna Kulon Progo, Ceem Nara Zikria mengatakan isu kaderisasi juga menjadi harapan untuk pengurus yang baru. Mereka diharapkan mampu menarik banyak anak muda bergabung.

Sebab ia menilai anggota baru akan menciptakan regenerasi sehingga Karang Taruna tetap eksis. Mereka pun juga diharapkan aktif berkomunikasi dengan anggota Karang Taruna di semua tingkatan.

Apalagi Karang Taruna juga memiliki program pelatihan kepemimpinan untuk para anggota. Termasuk pendampingan dalam mempersiapkan anggota untuk mengikuti lomba karang taruna berprestasi.

"Tahun depan akan digelar lomba karang taruna tingkat nasional sehingga kami harus mulai bersiap-siap," ungkap Ceem.(alx)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved