Senin Dini Hari, Merapi Luncurkan Lava Pijar Sebanyak 7 Kali

Selama enam jam terakhir terhitunh mulai pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar sebanyak tujuh kali.

Tayang:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/magma.esdm.go.id
Aktivitas Gunung Merapi pagi ini, Senin (11/5/2026) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selama enam jam terakhir terhitunh mulai pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar sebanyak tujuh kali.

Luncuran lava pijar mengarah ke Kali Krasak dengan jarak luncur maksimal 2000 meter.

" Teramati 7 kali guguran lava ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2000 meter," tulis laporan harian di laman magma.esdm.go.id seperti yang dikutip Tribun Jogja Senin (11/5/2026).

Selain aktifitas lava pijar, aktifitas di dalam perut Gunung Merapi masih cukup tinggi.

Berdasarkan hasil pemantauan, tercatat 30 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-29 mm dan lama gempa 46.08-161.6 detik.

Kemudian 27 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-39 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 12.87-33.32 detik.

Lalu 3 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 33-80 mm, dan lama gempa 15.88-25.39 detik.

Serta 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 45.74 detik.

Baca juga: Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling di Jogja Hari Ini, Senin 11 Mei 2026

Sementara berdasarkan pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. 

Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 300 meter dari puncak.

Cuaca cerah hingga berawan, angin tenang ke arah timur.

Suhu udara sekitar 18.4-20°C. Kelembaban 96-98.6 persen. Tekanan udara 872.6-916 mmHg.

Hingga saat ini status Gunung Merapi masih level 3. 

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved