Laka Maut Bus Cahaya Trans
Duka Selimuti Sleman dan Klaten: Laka Maut Bus Cahaya di Tol Semarang
Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Semarang: 16 Korban Jiwa Kronologi Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Satu keluarga di Cangkringan yang menjadi korban bernama:
- Mutiara Citra Dwi Purwita (19)
- Endah (48)
- Purwoko (50)
Mutiara dan Endah, ibu dan anak, keduanya meninggal dunia. Sedangkan Purwoko, mengalami luka dan dirawat di rumah sakit.
Suasana Duka di Rumah Korban
Pantauan di rumah duka, di dusun Kebur Lor, Argomulyo, dua tenda duka telah terpasang. Sejumlah kerabat dan tetangga terus berdatangan ke rumah duka untuk mengungkapkan rasa belasungkawa.
Sejumlah orang duduk sepanjang jalan menuju rumah bercat putih dan hijau, tempat di mana satu keluarga kecil itu tinggal. Alunan suara ayat Alquran nengalun lirih. Suasana duka sangat terasa.
Sepupu korban, Miftakhul Ma'rifah, terlihat meneteskan air mata. Ia tidak menyangka, keponakan dan bibinya tersebut meninggal dunia dalam kecelakaan Bus di Semarang, Jateng.
Ia bercerita, kabar duka tersebut sampai sekira pukul 7 pagi ketika dirinya sedang bekerja. Ia kemudian langsung pulang dan menuju rumah duka.
"Katanya Mutia dan Bu Endah mengalami kecelakaan Bus di Semarang. Kemudian Mutia meninggal di tempat, dan ibu Endah meninggal di perjalanan. Sedangkan Pak Pur luka dan masih di rumah sakit," ujarnya, di rumah duka, Senin (22/12/2025).
Perjalanan Terakhir: Dari Bogor ke Sleman
Endah, Mutiara dan Purwoko, saat peristiwa kecelakaan itu sedang perjalanan pulang ke Sleman, Yogyakarta, setelah berkunjung ke rumah keluarga besar Endah di Bogor, Jawa Barat.
Keluarga Purwoko ini berangkat dari Sleman ke Bogor pada Jumat dua pekan lalu, atau lebih kurang 10 hari yang lalu.
Ma'rifah tampak berkaca-kaca. Ia mengenang Mutiara, sang keponakan, yang dikenal ceria. Ia mengaku sempat bertemu dengan almarhumah sehari sebelum berangkat ke Bogor.
Saat itu tidak ada firasat apapun. Bahkan selama di Bogor juga sempat mengirimkan kabar. Kabar terakhir yang diterima Ma'rifah, ketika Mutiara memberitahu hendak kembali pulang ke Sleman.
"Sempat ngabari kalau mau balik ke sini. Setelah itu tidak ada kabar," ujarnya.
Ia tidak menyangka, kabar terakhir justru mengejutkan. Mutiara dan Endah meninggal dunia dalam kecelakaan bus yang ditumpangi dari Bogor menuju Sleman, Yogyakarta.
| Pemakaman Pasutri Korban Laka Maut Bus di Tol Semarang: Satu Pusara Dua Jiwa |
|
|---|
| Kabut Duka Pemakaman Ibu dan Anak Warga Sleman Korban Laka Maut di Tol Semarang |
|
|---|
| Akhir Kisah Perjalanan Mudik Pasutri Asal Klaten: Satu Liang Dua Jiwa |
|
|---|
| Cerita Korban Laka Maut Tol Semarang, Anggota Linmas Klaten Pulang Tanpa Nyawa |
|
|---|
| Korban Laka Maut Tol Semarang Asal Sleman Dimakamkan Satu Liang dengan Sekat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/empat-Warga-Klaten-Meninggal-Dunia-Akibat-Laka-Bus-di-Tol-Semarang_1.jpg)