Dishub DIY Petakan Puluhan Ruas Jalan Rawan Kecelakaan Jelang Libur Nataru, Ini Daftarnya

Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mulai memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas jelang momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Tribun Jogja/R.Hanif Suryo Nugroho
Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widyastuti 

Wilayah barat DIY tidak luput dari persoalan serupa.

Di Kabupaten Kulon Progo, ruas Congot, Temon, Troyan, Pengasih, dan Nanggulan masuk kategori rawan karena berperan sebagai penghubung DIY–Purworejo serta kawasan penyangga bandara dengan lalu lintas kendaraan berat relatif tinggi.

Adapun di Ruas Yogyakarta–Wates–Pasar Gamping, titik rawan tercatat di SP 4 Pasar Hewan, SP 4 Sedayu, SP 3 Sentolo, SP 3 Milir, dan SP 3 Nyi Ageng Serang.

Peningkatan Mobilitas

Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dishub DIY memperkirakan mobilitas masyarakat meningkat signifikan. 

Chrestina mengatakan peningkatan arus dipicu libur sekolah, cuti bersama Natal, kegiatan wisata akhir tahun, serta tradisi berkumpul bersama keluarga.

“Prediksi puncak arus mudik dan pergerakan masyarakat libur Natal dan Tahun Baru diperkirakan berlangsung mulai 24 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Pada periode ini, volume kendaraan harian diproyeksikan meningkat secara bertahap, baik arus masuk maupun pergerakan internal di DIY,” ujar Chrestina.

Ia menambahkan, Dishub DIY akan mengoperasikan Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru untuk memantau pergerakan lalu lintas, transportasi umum, serta potensi kepadatan di titik-titik strategis. 

Berdasarkan data monitoring Nataru periode 24 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025, tercatat 4.808.364 orang melakukan perjalanan keluar DIY, sementara pergerakan masuk mencapai 4.695.577 orang. 

Setelah libur panjang, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 4 Januari 2026 seiring dimulainya kembali aktivitas kerja dan sekolah serta meredanya arus wisata.

Chrestina mengingatkan masyarakat agar mengedepankan keselamatan selama perjalanan. 

“Mudik adalah momentum kebersamaan yang dinantikan. Karena itu, mari kita wujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Pengemudi diharapkan mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kecepatan sesuai batas, serta menghindari penggunaan ponsel saat berkendara,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved