Dishub DIY Petakan Puluhan Ruas Jalan Rawan Kecelakaan Jelang Libur Nataru, Ini Daftarnya
Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mulai memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas jelang momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mencatat ada puluhan titik yang masuk dalam kategori lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah DIY.
- Lokasi rawan tersebut tersebar hampir merata di seluruh kabupaten/kota, terutama di jalur nasional, ring road, simpang besar, koridor menuju kawasan wisata, serta ruas perbatasan antarwilayah.
- Titik rawan kecelakaan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi juga menjalar hingga Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah ruas jalan utama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) teridentifikasi sebagai daerah rawan kecelakaan lalu lintas sekaligus kemacetan.
Peta kerawanan yang dirilis Dinas Perhubungan (Dishub) DIY menunjukkan titik-titik risiko tersebar hampir merata di seluruh kabupaten/kota, terutama di jalur nasional, ring road, simpang besar, koridor menuju kawasan wisata, serta ruas perbatasan antarwilayah.
Kerawanan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi juga menjalar hingga Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.
Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di DIY bersifat struktural dan lintas wilayah, dipengaruhi desain simpang, kapasitas jalan, pertumbuhan kendaraan, serta intensitas aktivitas ekonomi dan pariwisata.
"Di Kota Yogyakarta dan Sleman, titik rawan paling menonjol berada di simpang empat (SP 4) dan simpang tiga (SP 3) pada ruas-ruas strategis. Sejumlah lokasi krusial tercatat di Ruas Yogyakarta–Tempel, meliputi SP 4 Tempel, SP 4 Beran, SP 4 Denggung, dan SP 4 Dekso yang menjadi penghubung utama Kota Yogyakarta dengan wilayah utara hingga Magelang," ungkap Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti.
Lokasi Rawan
Kerawanan serupa juga muncul di Ruas Jalan Pajajaran yang mencakup SP 4 Monjali, SP 4 UPN, SP 4 Gejayan, dan SP 4 Condong Catur.
Koridor ini memiliki intensitas lalu lintas tinggi karena menjadi pusat aktivitas pendidikan, permukiman, dan komersial.
Selain itu, Ring Road Utara—khususnya Ruas Jombor dan Raden Rongo Kalasan—tercatat rawan karena berfungsi sebagai jalur distribusi lintas kota sekaligus akses menuju kawasan timur DIY dan bandara.
Di wilayah selatan dan timur DIY, titik rawan banyak ditemukan pada jalur wisata dan perbukitan.
Ruas Yogyakarta–Wonosari mencatat sejumlah lokasi berisiko, antara lain SP 4 Wiyoro, SP 4 Kids Fun, SP 3 Piyungan, Bukit Bintang Patuk, SP 3 Gading, dan SP 4 Siyono.
Karakteristik jalan berkelok, perbedaan elevasi, serta lonjakan kendaraan wisata menjadi faktor risiko utama.
Baca juga: Tekan Parkir Liar Jelang Nataru, Pemkot Yogya Jajaki Tambahan Kantong Baru di Seputaran Malioboro
Ruas Yogyakarta–Prambanan juga masuk daftar perhatian dengan titik rawan di SP 3 Maguwo, SP 3 Bandara, SP 3 Raden Ronggo, SP 4 Kalasan, dan SP 3 Prambanan.
Jalur penghubung DIY–Jawa Tengah ini dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga logistik.
Di Gunungkidul, kerawanan terpetakan di Ruas Piyungan–Patuk, Siyono, Semin–Ponjong, dan Semin–Klaten yang menjadi akses penting ke wilayah timur dan selatan.
| Perpanjang STNK Tanpa KTP Asli Bakal Diberlakukan Nasional, Pemda DIY Tunggu Juknis Polri |
|
|---|
| 8.066 Anak di DIY Putus Sekolah Karena Beragam Faktor, Begini Kata Plt Disdikpora |
|
|---|
| Terima Hibah Rp3,3 Miliar, PMI DIY Perkuat Layanan Medis dengan Alat Canggih dari Luar Negeri |
|
|---|
| Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2026, Pemda DIY Pacu Sektor Unggulan dan Akselerasi Belanja |
|
|---|
| Kebijakan WFH Bagi ASN DIY, BKD Terapkan Pengawasan Tiga Lapis hingga Ancaman Sanksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-Dishub-DIY-Chrestina-Erni-Widyastuti-16122025.jpg)