DIY Kirim Bantuan 800 Kg Obat dan Rp3 Miliar, Data Ulang Mahasiswa Perantau Terdampak Bencana
Selain obat-obatan, Pemerintah DIY juga memberikan dukungan berupa dana tunai sebesar Rp 3 miliar untuk tiga provinsi terdampak bencana
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Pemda DIY mengirimkan bantuan ke tiga provinsi terdampak bencana. Bantuan itu berupa obat-obatan dan uang tunai Rp 3 miliar.
- Selain itu, Pemda DIY juga melakukan pendataan terhadap mahasiswa asal tiga provinsi terdampak untuk memastikan mereka mendapatkan dukungan selama masa krisis
TRIBUNJOGJA.COM - Tak hanya mengirim obat-obatan dan dana Rp 3 miliar ke daerah bencana di Sumatra, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga mulai mendata mahasiswa asal tiga provinsi terdampak untuk memastikan mereka mendapatkan dukungan selama masa krisis.
Pendataan dilakukan bersamaan dengan proses penyaluran bantuan ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Pemerintah DIY menyiapkan 800 kilogram obat-obatan sebagai bantuan tahap awal. Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan pengiriman dilakukan bergerak cepat mengingat kebutuhan medis dasar di wilayah terdampak semakin meningkat.
“Untuk bantuan awal yang kita kirim adalah obat-obatan sekitar 800 kilogram,” ujar Made, Jumat (5/12/2025).
“Pengiriman obat-obatan ini kami lakukan bekerja sama dengan pihak ketiga, seperti Muhammadiyah dan penyedia jasa pengiriman barang. Ada sekitar 800 kilo yang akan kita kirim juga ke sana, kemudian nanti akan ada tahapan berikutnya sesuai kesiapan.”
Selain obat-obatan, Pemerintah DIY juga memberikan dukungan berupa dana tunai sebesar Rp 3 miliar. Dana tersebut dibagi rata untuk tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Untuk bantuan berupa uang tunai, masing-masing daerah akan menerima Rp 1 miliar, jadi totalnya Rp 3 miliar,” kata Made.
Bantuan ini rencananya disalurkan dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar di Yogyakarta pada 6–9 Desember. Pemerintah DIY menyebut momentum tersebut sekaligus menjadi ruang koordinasi dengan berbagai pihak sebelum bantuan diberangkatkan.
Pendataan Mahasiswa Perantau Terdampak
Sejalan dengan bantuan ke daerah, Pemda DIY mulai mendata mahasiswa yang berasal dari tiga provinsi terdampak dan sedang berkuliah di Yogyakarta. Tujuannya untuk memastikan dukungan tambahan bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana.
“Kami juga sedang melakukan pendataan untuk mahasiswa yang terdampak, yang sedang kuliah di perguruan tinggi di DIY,” ucap Made.
“Model bantuannya belum bisa kami jelaskan sekarang karena masih dalam proses pendataan. Pendataan ini penting agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran, mengingat anggaran kami terbatas karena adanya efisiensi.”
Made turut menambahkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) DIY juga diimbau ikut memberikan donasi, yang nantinya disalurkan melalui Baznas DIY. Pemerintah kabupaten/kota pun diminta melakukan penggalangan serupa agar bantuan terkoordinasi di seluruh wilayah.
“Kami lihat seberapa yang kita mampu, seberapa yang bisa kita bantu,” kata Made.
“Untuk kabupaten atau kota, kami juga mengimbau agar ikut menggerakkan dukungan. Nantinya semuanya akan terkoordinasi di masing-masing wilayah.”
Dengan skema ini, Pemerintah DIY berharap bantuan bisa menjangkau masyarakat di wilayah bencana sekaligus memastikan mahasiswa asal Sumatra yang tinggal di Yogyakarta tetap mendapat perhatian selama masa pemulihan.
| Breaking News : Hujan Deras Guyur Kota Yogya Dini Hari Tadi, Talud di Tegalrejo Longsor |
|
|---|
| Sensus Ekonomi DIY Dimulai Mei 2026, Fokus Bidik Lonjakan Pelaku E-Commerce |
|
|---|
| Eko Suwanto Kampanyekan Gerakan Gemar Makan Ikan, Dorong Pemda Fasilitasi Gizi Terbaik untuk Balita |
|
|---|
| Catatan Jogja Police Watch: Kejahatan Jalanan di Jogja Kian Brutal di Awal 2026 |
|
|---|
| Okupansi Hotel di Jogja selama Long Weekend Paskah Tak Sesuai Harapan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekda-DIY-Ni-Made-Dwipanti-Indrayanti-2992025.jpg)