Tol Jogja Solo
Tol Jogja–Solo Paket 2.2 Sleman: Nasib Relokasi SDN Nglarang Temui Hambatan Serius
Relokasi SD Nglarang Sleman Terkendala Status Lahan Sultan Ground dan LSD. Wali Murid Desak Relokasi SD Nglaran
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:
- Relokasi SD Nglarang Sleman yang terdampak proyek tol Jogja-Solo paket 2.2 terkendala status lahan Sultan Ground yang masuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
- Pemkab Sleman ajukan diskresi ke pemerintah pusat, sementara wali murid mendesak percepatan pembangunan.
Sleman Tribunjogja.com -- Proses relokasi SD Negeri Nglarang, Kabupaten Sleman, yang terdampak proyek pembangunan jalan Tol Jogja-Solo paket 2.2, menemui hambatan serius.
Kendala utama muncul karena lahan yang direncanakan untuk lokasi gedung baru ternyata berstatus Sultan Ground (SG) sekaligus masuk kategori Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
Status LSD membuat lahan tersebut tidak bisa sembarangan dialihfungsikan, karena dilindungi undang-undang untuk menjaga ketahanan pangan.
Akibatnya, rencana pembangunan gedung sekolah baru mandeg, dan pihak pelaksana proyek tol tidak berani membangun sebelum izin resmi terbit.
Desakan Wali Murid
Sementara itu, wali murid mendesak agar relokasi segera dilakukan demi kenyamanan kegiatan belajar mengajar anak.
Mereka menolak opsi belajar di selter karena dianggap tidak layak untuk pendidikan jangka panjang.
Ratusan wali murid meminta agar relokasi dilakukan menyeluruh, bukan hanya kelas 4, 5, dan 6 yang terdampak langsung proyek tol.
Upaya Pemkab Sleman
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Agung Armawanta, menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kementerian ATR/BPN di Jakarta.
Pemkab meminta agar lahan tersebut mendapat izin diskresi, sehingga diperbolehkan dibangun sekolah meski berstatus LSD.
“Logiknya, SD tidak akan pindah kalau tidak tergerus jalan tol. Apalagi sekolah merupakan fasilitas publik yang terimbas dari PSN. Kami sudah berkomunikasi dan surat-surat sudah dikirimkan ke sana semua,” kata Agung.
• SD Nglarang Tergerus Tol, Wali Murid Tolak Shelter: Stop Jadikan Anak-anak Kami Tumbal Proyek Tol
• Nasib Relokasi SDN Nglarang Sleman Terdampak Tol Jogja-Solo Paket 2.2
Proses Izin Diskresi
Agung memastikan rencana awal tetap menggunakan tanah kas desa di Kalurahan Tlogoadi.
Pemerintah lebih mengutamakan mengurus izin penggunaan lahan LSD dibanding mencari lokasi baru.
| Titik Terang Pembangunan SDN Nglarang Sleman Terdampak Proyek Tol Jogja-Solo |
|
|---|
| Proyek Tol Jogja-Solo 2026: SDN Nglarang Sleman Akhirnya Dapat Lahan Baru |
|
|---|
| Tol Jogja–Solo: Kendaraan Berat Dihentikan Sementara Mulai 20 Desember 2025 |
|
|---|
| Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Sleman: 451 Makam Digali, Jenazah Dipindah Satu-satu |
|
|---|
| Progres Jalan Tol Jogja Solo Paket 2.2 di Sleman: Target Uji Coba Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Relokasi-SDN-Nglarang-Sleman-Terdampak-Tol-Jogja-Solo-Terganjal-Rumitnya-Izin.jpg)