Tol Jogja Solo

Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Sleman: 451 Makam Digali, Jenazah Dipindah Satu-satu 

Proyek Tol Jogja-Solo: 451 Makam di Kaweden Sleman Dipindahkan ke Sasonoloyo Tri Tunggal Kemuning

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Tribun Jogja
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
RELOKASI MAKAM: Proses pemindahan jasad dari tiga kompleks pemakaman di Padukuhan Kaweden, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Sleman dilakukan dengan cara manual. Kompleks makam tergusur oleh proyek Tol Yogyakarta-Solo. 

 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 451 jenazah dari tiga kompleks pemakaman di Kaweden, Tirtoadi, Mlati, Sleman, resmi dipindahkan ke kompleks baru Sasonoloyo Tri Tunggal Kemuning. 
 
  • Relokasi dilakukan untuk pembangunan Tol Jogja-Solo paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman.

 

SLEMAN TRIBUNJOGJA.COM -- Proses relokasi terhadap 451 jasad dari tiga kompleks pemakaman di Padukuhan Kaweden, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, telah tuntas dilaksanakan. 

Kini, lahan bekas makam tersebut mulai dibersihkan atau clearing sebagai tahap awal persiapan konstruksi fisik Jalan Tol Yogyakarta-Solo paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman.

Pejabat Humas Adhikarya, kontraktor pelaksana proyek tol, Agung Murhandjanto, menyampaikan bahwa seluruh jasad sudah dipindahkan sejak Senin (8/12/2025). 

“Sebanyak 451 jasad sudah dipindahkan dari 3 lokasi makam lama ke makam baru. (Pemindahan) sudah selesai dari hari Senin kemarin. (Lahan) makam lama sekarang sudah mulai diclearing,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Proses Relokasi Manual

Pemindahan ratusan jasad, termasuk makam berusia ratusan tahun, berlangsung kurang dari sepekan. 

Proses ini melibatkan ahli waris, tokoh masyarakat setempat, serta tim relokasi khusus dari Yayasan Al Iswat Nusantara, Semarang.

Relokasi dilakukan secara manual dengan penuh kehati-hatian. 

Satu per satu makam digali, sisa jasad dikumpulkan dalam peti, dibungkus kain kafan, lalu diberangkatkan ke lahan relokasi baru yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi lama.

Lahan Bekas Makam untuk Struktur Tol

Agung menjelaskan bahwa lahan bekas makam akan dimanfaatkan untuk struktur jalan bebas hambatan. 

“Rencana (lahan bekas makam) mau dilakukan bore pile,” katanya. 

Bore pile merupakan metode pondasi dalam yang digunakan untuk menopang konstruksi besar seperti jalan tol.

Kompleks Pemakaman Baru: Sasonoloyo Tri Tunggal Kemuning

Ketua Panitia Pemindahan Makam Dusun Kaweden, Tugiya, menyampaikan bahwa seluruh jasad dari tiga kompleks makam dipindahkan menjadi satu kompleks pemakaman baru di lahan seluas 1.270 meter persegi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved