Pengasuh Ponpes se-DIY Studi Tiru ke Mojokerto untuk Percepatan Transformasi Pesantren
Pesantren Amanatul Ummah dipilih sebagai tujuan Studi Tiru karena sudah beberapa kali pesantren ini menerima penghargaan
Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Istimewa
Para pengasuh dan pengelola Ponpes se-DIY saat berkunjung ke salah satu ponpes di Mojokerto
Pada 2025, tercatat sebanyak 1.269 santri Amanatul Ummah berhasil menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia dan berbagai kampus bergengsi di luar negeri.
Seperti ITB, UI, ITS, UGM, Unair, Unhan, IPB, UIN, dan UB. Jangkauan internasionalnya pun luas, mencakup Jerman, Mesir, Maroko, Australia, Amerika Serikat, Rusia, hingga Tiongkok.
“Santri yang diterima di kedokteran di Jerman, China, dan negara lainnya mencapai 65 orang. Di Unhan sendiri, 10 santri kami diterima, dengan 6 di antaranya di program kedokteran,” ungkap Kiai Asep. (*)
Baca Juga
| Peringatan Harlah ke-92 GP Ansor : Gowes jadi Sarana Jelajah Sejarah Ulama |
|
|---|
| Sekolah di Kulon Progo Isi Pesantren Ramadan dengan Cerita Dongeng soal Akhlak untuk Pelajar |
|
|---|
| Keceriaan Santri Ponpes Disabilitas di Sleman Terima Santunan Hari Raya dari KAI Bandara |
|
|---|
| KKG PAI Temon Kulon Progo Buat Pesantren Virtual, Manfaatkan Momentum Ramadan 1447 Hijriah |
|
|---|
| Cerita Santri Darul Ashom di Godean Sleman, Mengejar Cita-cita Jadi Pengajar Agama bagi Tunarungu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pengasuh-Ponpes-se-DIY-Studi-Tiru-ke-Mojokerto.jpg)