KKG PAI Temon Kulon Progo Buat Pesantren Virtual, Manfaatkan Momentum Ramadan 1447 Hijriah
Pesantren Ramadan Virtual di Temon Kulon Progo mengimplementasikan 3 program unggulan.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- KKG PAI Kapanewon Temon, Kulon Progo,menggagas kegiatan unik untuk para pelajar guna meramaikan momentum puasa Ramadan 1447 Hijriah tahun ini.
- Pesantren virtual bertujuan untuk memastikan karakter pelajar yang bertakwa tetap terbentuk, terutama penguatan spiritual.
- Pelajar diajak mengenali konsep Ramadan Penuh Warna dengan 4 pilar utama
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kapanewon Temon, Kulon Progo,menggagas kegiatan unik untuk para pelajar.
Kegiatan ini dilakukan guna meramaikan momentum puasa Ramadan 1447 Hijriah tahun ini.
Pengawas PAI Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo, Tukidi, mengatakan kegiatan yang dilakukan adalah Pesantren Ramadan 1447 H.
Uniknya kegiatan pesantren digelar secara virtual.
"Kegiatannya menyasar pelajar Sekolah Dasar (SD) di seluruh Temon, yang dilakukan secara online di sekolah masing-masing," katanya pada Minggu (08/03/2026).
Pembentukan Karakter
Tukidi mengatakan pesantren virtual bertujuan untuk memastikan karakter pelajar yang bertakwa tetap terbentuk.
Termasuk memberikan penguatan spiritual bagi para peserta didik dalam memahami esensi ibadah di Ramadan.
Lewat pesantren virtual, pelajar diajak mengenali konsep Ramadan Penuh Warna dengan 4 pilar utama.
Seperti Warna Ibadah lewat peningkatan kualitas salat dan zakat serta Warna Kesabaran dalam menjaga lisan.
"Berikutnya Warna Kepedulian melalui semangat berbagi serta Warna Cinta kepada Allah dan sesama," ujar Tukidi.
Sebagai langkah konkret, Pesantren Ramadan Virtual di Temon mengimplementasikan 3 program unggulan.
Yaitu, Program Qur'ani yang menargetkan khatam Alquran dan hapalan surat pendek.
Baca juga: Polres Kulon Progo Tingkatkan Pengawasan di JJLS Selama Ramadan Lewat KRYD
Berikutnya Program Akhlak melalui gerakan salam, senyum, dan program Sehari Tanpa Marah.
Terakhir Program Sosial yang meliputi sedekah bersama dan santunan yatim dhuafa.
| Dinkes Kulon Progo Temukan 8 Kasus Positif Campak di Awal 2026, Mayoritas Menyerang Usia Dewasa |
|
|---|
| Dari Bungkus Tempe ke Baitullah, Tabungan 30 Tahun yang Diperkuat Nilai Manfaat |
|
|---|
| Pastikan Keberangkatan Jemaah Haji Tepat Waktu, Kankemenhaj DIY Akan Pangkas Durasi Sesi Seremonial |
|
|---|
| TMMD Reguler ke-128 2026 Digelar di Sidorejo Kulon Progo, Sasar Pembangunan Fisik dan Perbaikan RTLH |
|
|---|
| Kasus WNA Ngamen Jadi yang Pertama di DIY, Kanwil Ditjen Imigrasi DIY Perkuat Pencegahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pesantren-Ramadan-Virtual-di-Kulon-Progo.jpg)