Wamentrans Buka Transmigrasi Jogja Run 2025, Sosialisasikan Paradigma Baru Kementrans

- Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, turut ambil bagian dalam ajang Transmigrasi Jogja Run 2025 yang digelar di Stadion Maguwoharjo

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN
Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, membuka event Transmigrasi Jogja Run 2025 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/10/2025) 

 

Sleman Tribunjogja.com -- Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, turut ambil bagian dalam ajang Transmigrasi Jogja Run 2025 yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/10/2025) pagi.

Kegiatan fun run sejauh 5 kilometer itu diikuti peserta dari berbagai daerah di Yogyakarta dan sekitarnya. 

Tak hanya membuka acara, Wamen Transmigrasi juga ikut berlari bersama peserta, menyusuri rute di sekitar Stadion Maguwoharjo dan berhasil menuntaskan lari dengan catatan waktu 36 menit.

Seusai mencapai garis finis, Viva Yoga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari sosialisasi transformasi program transmigrasi yang kini mengusung paradigma baru.

"Ya, ini untuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa Kementerian Transmigrasi telah melakukan transformasi baru dengan paradigma yang baru," ujar Viva Yoga.

Paradigma baru itu mencakup berbagai bentuk program seperti Transmigrasi Tuntas, Transmigrasi Karya Nusa, Transmigrasi Lokal, Transmigrasi Patriot, dan Transmigrasi Gotong Royong.

Menurutnya, paradigma baru tersebut sejalan dengan amanat Presiden untuk menjadikan Kementerian Transmigrasi sebagai lembaga yang berkontribusi langsung pada pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara.

"Kita ingin mengenalkan bahwa sekarang sudah ada Kementerian Transmigrasi sesuai amanat Presiden, dan kita menginginkan program-program transmigrasi dapat bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah, baik di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa," jelasnya.

Viva Yoga juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda agar berani berkontribusi melalui program Transmigrasi Patriot.

Program yang akan berjalan mulai 2026 itu akan melibatkan sekitar 1.000 mahasiswa S2 dan S3 di delapan kawasan transmigrasi.

"Kalau mau kabur aja dulu, boleh. Tapi kaburnya di kawasan transmigrasi. Melalui Transmigrasi Patriot, para mahasiswa akan menimba ilmu sekaligus berbagi pengetahuan kepada masyarakat di kawasan transmigrasi. Dengan begitu, kawasan transmigrasi bisa berkembang dan ekonomi masyarakat meningkat," imbuhnya.

Kegiatan Transmigrasi Jogja Run 2025 ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkenalkan wajah baru transmigrasi kepada publik, terutama generasi muda, dengan pendekatan yang lebih partisipatif dan produktif. (mur)

Baca juga: Orang Tua Prajurit Diajak Jadi Teladan Digital bagi Anak

Metamorfosis Limbah Plastik Karya Seniman Jebolan ISI Yogyakarta

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved