Alment Coffee: Dari Lantai Dua Balai Kalurahan, Warga Jagalan Belajar Berdaya

Alment Coffee bukan sekadar kedai kopi, namun juga menjadi simbol perubahan di Kalurahan Jagalan, Banguntapan, Bantul,

Tayang:
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/IST
BERBINCANG HANGAT - Para narasumber berbincang dalam podcast “Ngopi Sambil Berdaya”, Kamis (23/10). Kedai Alment Coffee lahir dari Dana Keistimewaan, menghadirkan ruang baru bagi warga Jagalan untuk belajar dan berdaya.  

“Dalam kasus Jagalan, dana keistimewaan digunakan untuk membangun ruang yang sebelumnya tidak termanfaatkan, lalu diubah menjadi kedai kopi yang membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan Danais tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik.

“Harapannya, aset kalurahan seperti ini tidak hanya menjadi bangunan mati, tetapi mampu hidup bersama masyarakat. Alment Coffee membuktikan bahwa dana keistimewaan bisa menjadi pemantik kreativitas dan kemandirian,” kata Aris.

Selain itu, Aris melihat potensi pengembangan kopi lokal di DIY sangat besar.

“Kita punya kopi khas seperti Kopi Merapi, Kopi Menoreh, hingga kopi Liberika yang unik rasanya. Ke depan, semoga Alment Coffee ikut memperkenalkan kekayaan kopi lokal Yogyakarta kepada publik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Penggerak Swadaya Masyarakat DPMKKPS DIY, Arum Widayatsih, menilai pendirian Alment Coffee sebagai langkah pemberdayaan yang tepat di wilayah urban.

 “Jagalan ini unik karena kecil dan padat, dengan akses fasilitas yang mudah. Jadi, pilihan untuk mengembangkan sektor jasa seperti kedai kopi sangat relevan,” tuturnya.

Lurah Kalurahan Jagalan, Kaharuddin Noor, mengungkapkan ide mendirikan kedai kopi muncul dari keterbatasan lahan.

Dari keterbatasan itu, pihaknya mencari bentuk pemberdayaan lain yang relevan. 

“Kami melihat tren kopi sedang berkembang dan lokasi kami strategis di tepi jalan. Maka kami berpikir, kenapa tidak mendirikan kedai kopi saja? Selain bisa memberdayakan warga, hasilnya juga bisa kembali untuk kalurahan,” kata Kaharuddin. (han/ord)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved