Kalurahan Karangwuni Kulon Progo Jadi Lokasi Studi Program Destana dari NDMA Afganistan
Pangarso menilai kunjungan tersebut menjadi bukti pengakuan global atas model kesiapsiagaan bencana yang dikembangkan di Indonesia.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Humas Pemkab Kulon Progo
Kunjungan Delegasi Afganistan (kanan) ke Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Kulon Progo, Rabu (03/09/2025). Mereka datang untuk mempelajari Program Desa Tangguh Bencana (Destana).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo, Triyono, mengatakan Kulon Progo menjadi salah satu penerima manfaat Indonesia Disaster Resilience Initiative Project (IDRIP) dari BNPB. Dukungan turut diberikan oleh Bank Dunia.
Manfaat yang didapatkan salah satunya adalah pembentukan Destana.
Termasuk penyusunan dokumen rencana kontinjensi bencana tsunami, hingga penyediaan sarana dan prasarana fisik.
"Seperti pembangunan sistem peringatan dini tsunami serta pemasangan rambu jalur evakuasi," jelas Triyono.(*)
Baca Juga
| DKP Kulon Progo Rencanakan Pembangunan Kampung Lele Asap Dekat Jembatan Kabanaran |
|
|---|
| Utsus Presiden Mardiono Kunjungi Kulon Progo, Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani di Pengasih |
|
|---|
| 300an Guru Status JLOP Kulon Progo Belum Terima Honor Sejak Januari, Pemkab Bingung Skema Penggajian |
|
|---|
| Jumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat di Lendah 840 Orang, 25 Persennya Berasal dari Kulon Progo |
|
|---|
| Progres Sekolah Rakyat di Kulon Progo Lambat, Menko AHY Minta Pembangunan Dipercepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kunjungan-Delegasi-Afganistan-ke-Kalurahan-Karangwuni.jpg)