DKP Kulon Progo Rencanakan Pembangunan Kampung Lele Asap Dekat Jembatan Kabanaran
Kampung Lele Asap ini akan dibangun di Padukuhan Jati, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kulon Progo
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo berencana membentuk Kampung Lele Asap di dekat Jembatan Kabanaran.
- Kampung Lele Asap dinilai bisa dijadikan sebagai daya ungkit untuk menaikkan pendapatan warga setempat.
- Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, telah memproyeksikan bahwa Jembatan Kabanaran akan menjadi pusat perekonomian baru di Kulon Progo.
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo merencanakan adanya pengembangan wisata bahari di sekitar Jembatan Kabanaran, Kapanewon Galur.
Komoditas yang dikembangkan adalah makanan khas setempat.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, DKP Kulon Progo, Wakhid Purwosubiyantara, menyampaikan ada rencana pembentukan Kampung Lele Asap di dekat Jembatan Kabanaran.
"Kampung Lele Asap ini akan dibangun di Padukuhan Jati, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur," kata Wakhid pada wartawan, Minggu (26/04/2026).
Ia menjelaskan bahwa Lele Asap menjadi makanan khas buatan warga Padukuhan Jati.
Setiap harinya, warga mampu memproduksi sebanyak 400 hingga 500 kilogram (kg) lele asap.
Namun selama ini, hasil produksi lele asap lebih banyak dipasarkan ke wilayah Kabupaten Bantul.
Angkat Potensi Produk Lokal
Wakhid pun melihat potensi besar dari komoditas itu jika dioptimalkan di Kulon Progo.
"Kami ingin mengangkat produk olahan lele asap agar dikenal lebih luas dan di-branding menjadi khas Kulon Progo," ujarnya.
Wakhid mengatakan pihaknya sudah melakukan pertemuan membahas rencana tersebut bersama warga Padukuhan Jati.
Tujuannya untuk menyamakan ide dan persepsi dalam mewujudkan Kampung Lele Asap.
Baca juga: Utsus Presiden Mardiono Kunjungi Kulon Progo, Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani di Pengasih
Ia menilai Kampung Lele Asap bisa dijadikan sebagai daya ungkit untuk menaikkan pendapatan warga setempat.
Bahkan bisa dipadukan dengan paket wisata yang disiapkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Banaran.
"Kampung Lele Asap asap menjadi salah satu daya ungkit pemberdayaan dan ekonomi masyarakat yang berbasis kelautan dan perikanan," jelas Wakhid.
Pusat Perekonomian Baru
| Utsus Presiden Mardiono Kunjungi Kulon Progo, Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani di Pengasih |
|
|---|
| 300an Guru Status JLOP Kulon Progo Belum Terima Honor Sejak Januari, Pemkab Bingung Skema Penggajian |
|
|---|
| Jumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat di Lendah 840 Orang, 25 Persennya Berasal dari Kulon Progo |
|
|---|
| Progres Sekolah Rakyat di Kulon Progo Lambat, Menko AHY Minta Pembangunan Dipercepat |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Belum Tentukan Skema WFH, Terkendala Atur Presensi Hingga Kinerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262604-Jembatan-Kabanaran-di-Kulon-Progo.jpg)