Pemangkasan Subsidi Rp6,8 Miliar, Bus Trans Jogja Berpotensi Kurangi Jalur dan Jam Operasional
. Anggaran yang sebelumnya mencapai Rp87 miliar direncanakan berkurang Rp6,8 miliar menjadi Rp81 miliar.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
“Kami meminta Dishub menganalisis lebih dalam, apakah usulan pemangkasan ini bisa dieksekusi penuh, sebagian, atau perlu kompromi. Catatan kami, jangan sampai ada penurunan kualitas layanan publik. Saat ini saja, headway bus Trans Jogja masih jauh dari ideal. Seharusnya 10 menit, tapi di lapangan ada yang 40 sampai 50 menit, membuat pengguna tidak nyaman. Itu konsekuensi dari jumlah armada yang terbatas. Semakin banyak armada, semakin besar juga biaya operasional,” papar mantan Kepala Dinas Perhubungan DIY tersebut.
Ni Made mengingatkan bahwa pembahasan masih di tahap awal, yakni KUA-PPAS, dan belum sampai ke Rancangan APBD (RAPBD).
“Sekali lagi, ini masih tahap pembahasan di KUA-PPAS, belum sampai RAPBD. Jadi sifatnya masih usulan. Kalau pun disepakati, mungkin baru diberlakukan 2026. Dampaknya bisa berupa pengurangan jam layanan atau peningkatan pendapatan non-tiket,” tandasnya. (*)
| NTT Adopsi Digitalisasi Pertanian DIY untuk Tekan Inflasi dan Bangun Pasar Bersama |
|
|---|
| Dukung Langkah Hukum Tegas Kasus Daycare Little Aresha, Sekda DIY Singgung Tanggung Jawab Moral |
|
|---|
| Sikapi Pemangkasan TKD, Eko Suwanto Dorong Pemda DIY Tempuh 5 Jalan Penyelamatan APBD |
|
|---|
| Sri Sultan HB X Soal Kasus Daycare Little Aresha: Harapan Saya Ini yang Pertama dan Terakhir |
|
|---|
| Buntut Kekerasan di Little Aresha, DIY Evaluasi Izin Daycare, Siapkan Pendampingan Psikologis Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bus-Trans-Jogja-dok.jpg)