Mewaspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan DJP
Teknologi semakin pesat. Kini memasuki era Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Lalu modus penipuan mengatasnamakan pejabat/pegawai DJP. Modus tersebut dilakukan oleh pihak yang berpura-pura menjadi pejabat/pegawai DJP, kemudian melakukan komunikasi dengan wajib pajak melalui email atau pesan daring.
Isi Pesan menyampaikan bahwa
a. Terdapat tagihan pajak atas wajib pajak tersebut dan pelaku penipuan meminta wajib pajak untuk menyelesaikan tunggakannya melalui penipu dengan cara mengirimkan sejumlah uang.
b. Instruksi untuk melakukan verifikasi data yang mengarahkan wajib pajak untuk mengakses tautan atau mengunduh aplikasi yang mencurigakan.
c. Instruksi untuk mengunduh aplikasi yang menyerupai M-Pajak, namun dengan tautan yang mencurigakan dan mengarahkan calon korban penipuan untuk melunasi tagihan tertentu.
Ada juga modus penipuan rekrutmen pegawai DJP. Pelaku penipuan meminta sejumlah uang untuk pendaftaran pegawai di lingkungan unit kerja DJP.
Informasi rekrutmen ASN atau CPNS di lingkungan Kementerian Keuangan hanya melalui saluran resmi Kementerian Keuangan tanpa dipungut biaya.
Selain itu, informasi rekrutmen tenaga misalnya satpam, cleaning service, pengemudi, dan sebagainya hanya disampaikan melalui saluran informasi resmi masing-masing unit kerja DJP tanpa dipungut biaya.
Imbauan DJP
DJP (Direktorat Jenderal Pajak) mengimbau agar para wajib pajak selalu waspada dan berhati-hati terhadap modus-modus penipuan tersebut.
Hal-hal yang dapat dicermati oleh masyarakat dan wajib pajak khususnya jika menerima pesan atau informasi yang mengatasnamakan DJP.
Pertama, apabila menerima pesan melalui aplikasi WhatsApp, periksa nomor tersebut di laman resmi DJP sesuai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) masing-masing.
Tautan seluruh KPP dapat dilihat pada laman pajak.go.id/unit-kerja. Wajib pajak dan masyarakat dapat memastikan nomor WhatsApp yang masuk di laman tersebut.
Adapun daftar tautan yang terindikasi digunakan oleh oknum penipu untuk melakukan phising hingga saat ini adalah sebagai berikut
Kemudian, apabila menerima email imbauan, tautan terkait perpajakan atau tagihan pajak, pastikan domain email berakhiran @pajak.go.id.
| Mantan Dirjen Pajak Dicekal Bepergian ke Luar Negeri Selama 6 Bulan, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Resmi, Bimo Wijayanto Jabat Dirjen Pajak |
|
|---|
| Profil Bim Wijayanto Calon Dirjen Pajak yang Bakal Dilantik Hari Ini |
|
|---|
| Profil Singkat Bimo Wijayanto yang Disebut-sebut Bakal Ditunjuk jadi Dirjen Pajak |
|
|---|
| Kancil, Harimau dan Memilih Pemimpin Masa Depan, Politik Uang Itu Ancaman Serius bagi Demokrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-modus-penipuan.jpg)