HOAX! Beredar Video Surat Suara dengan Gambar Prabowo-Gibran Nomor Urut 03

Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 1644 Tahun 2023, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ditetapkan sebagai paslon dengan nomor urut 02

Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Kominfo RI
Beredar Video Surat Suara dengan Gambar Prabowo-Gibran Nomor Urut 03 

TRIBUNJOGJA.COM - Beredar sebuah unggahan video berdurasi 29 detik di platform TikTok yang memperlihatkan beberapa lembar surat suara Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 berisi pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ditukar nomor urut menjadi nomor 03.

Dalam video tersebut juga tertulis narasi :

Kecurangan apa lagi ini. Astagfirullah…!!!??? sejak kpn Pak Prabowo dtuker Nomor 03…!!! Viralkan yuukk biar suara pak prabowo gk pindah ke 03

Terkait hal tersebut, Kementerian Kominfo RI menyatakan bahwa surat suara Pilpres 2024 yang berisi Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dengan nomor urut menjadi nomor 03 adalah tidak benar atau hoax.

Sementara dilansir dari Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 1644 Tahun 2023 tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024, diketahui bahwa pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ditetapkan sebagai paslon dengan nomor urut 02 dan bukan nomor urut 03.

Sampai saat ini, tidak ditemukan informasi kredibel terkait unggahan video yang beredar tersebut.

Baca juga: HOAX! Kampanye Prabowo-Gibran Diboikot karena Presiden Jokowi Tidak Netral

Menjelang Pemilu 2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau agar warga masyarakat mewaspadai penyebaran informasi hoax.

Kondisi itu harus menjadi perhatian bersama. Pasalnya, keberadaan hoax mengenai Pemilu tidak hanya menurunkan kualitas demokrasi namun berpotensi memecah belah bangsa.

Tidak hanya menyasar para capres dan cawapres, isu hoax dan disinformasi yang ditemukan turut menyasar reputasi KPU dan penyelenggaraan pemilu untuk menimbulkan distrust terhadap Pemilu.

Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika mendapatkan informasi yang dapat dimanipulasi atau diselewengkan.

Kominfo pun turut mengimbau agar masyarakat selalu merujuk sumber-sumber tepercaya seperti situs pemerintah dan/atau media yang kredibel.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved