Kapanewon Pengasih Kulon Progo Jadi Percontohan Penanganan Disabilitas Psikososial Lewat CMHC

Kapanewon Pengasih akan menjadi percontohan dari program penanganan penyandang disabilitas psikososial.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Humas Pemkab Kulon Progo
KERJA SAMA: Pertemuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo dengan Tim Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (YAKKUM) membahas kerjasama penanganan penyandang disabilitas psikososial, Selasa (05/08/2025) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo akan mengintensifkan penanganan terhadap disabilitas psikososial. Penanganan tersebut bekerjasama dengan Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (YAKKUM).

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sekretariat Daerah Kulon Progo, Jazil Ambar Was'an menyampaikan Kapanewon Pengasih akan menjadi percontohan dari program penanganan penyandang disabilitas psikososial.

"Kapanewon Pengasih akan menjadi percontohan dalam program pelayanan Community Mental Health Center (CMHC)," jelas Jazil memberikan keterangannya pada Kamis (07/08/2025).

CMHC sendiri merupakan program yang berfokus pada pendekatan komunitas, kegiatan produktif, dan layanan harian berbasis masyarakat. Terutama bagi penyandang disabilitas psikososial.

Menurut Jazil, nantinya Pengasih akan menjadi proyek percontohan pelaksanaan CMHC. Pelayanannya berupa konseling dan pemeriksaan dasar, olahraga, kegiatan seni budaya dan kegiatan produktif lainnya.

"Pelaksanaannya akan didukung secara lintas sektor, termasuk dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait," katanya.

Pelaksanaannya akan berkolaborasi dengan YAKKUM. Lewat program CMHC Pemkab Kulon Progo ingin mewujudkan layanan kesehatan jiwa yang berkeadilan, inklusif, dan berbasis masyarakat.

Perwakilan YAKKUM, Eko Harsono menjelaskan CMHC menjadi kelanjutan dan penguatan dari inisiatif yang telah berlangsung sebelumnya. Fokus utamanya adalah kolaborasi dalam layanan kesehatan jiwa.

"Seperti pendampingan di masyarakat dan balai rehabilitasi, pengembangan kelompok swabantu, hingga pelatihan kader," jelas Eko.

Nantinya akan diikuti dengan penguatan kelembagaan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM). Tim ini akan terbentuk dari tingkat kabupaten sampai kapanewon.

Staf Ahli Bupati Bidang Kesra dan Sumber Daya Manusia (SDM), Heri Darmawan mengatakan sejumlah OPD telah memberikan dukungannya terhadap program tersebut. Harapannya program bisa terlaksana secara terukur dan terarah.

"Kerjasama tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun Kulon Progo yang lebih inklusif dan berkeadilan sosial," kata Heri.(alx)

 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved