Lestarikan Ekosistem Bawah Laut Sumbar, Mahasiswa KKN UGM Tanam Terumbu Karang
Pemasangan terumbu karang buatan ini diharapkan bisa menjaga kelestarian ekosistem bawah laut di kawasan wisata Mandeh.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Kehutanan RI, Satyawan Pudyatmoko, mengatakan bangsa Indonesia memiliki tantangan untuk menjaga pelestarian karang dan sumber daya laut, di tengah ancaman perubahan iklim.
Sebab, perubahan iklim ini meningkatkan suhu air laut seringkali menyebabkan gejala yang namanya pemutihan, bleaching untuk terumbu karang ini menyebabkan kematian.
“Penyebab yang lain tentu saja polusi,” ujarnya.
Di sisi lain, keberadaan terumbu karang menghadapi eksploitasi yang tidak bertanggung jawab, dari dampak pengeboman, lalu materialnya diambil untuk pondasi jalan dan pondasi bangunan.
Dampak kerusakan terumbu karang ini menyebabkan produktivitas perikanan laut di pantai-pantai mengalami penurunan.
“Ikannya makin kecil, makin kedalam untuk mencari ikan yang besar-besar. Nah ini pertanda ekosistem lautnya harus diperbaiki, disehatkan kembali dengan cara penanaman terumbu karang,” terangnya.
Keberadaan terumbu karang di ekosistem laut, menurut dia, penting untuk mendukung perikanan, produktivitas ikan, keanekaragaman ikan dan juga tingkat bertahan hidup dari ikan. (*)
| Prosedur Registrasi Calon Mahasiswa Baru UGM Jalur SNBP 2026, Catat Jadwal dan Alurnya |
|
|---|
| Presiden Prabowo Ingin Jadi Mediator Konflik AS-Iran, Begini Tanggapan Pakar UGM hingga Jusuf Kalla |
|
|---|
| Soroti Kondisi Geopolitik hingga Kebijakan Luar Negeri Indonesia, Ini Pernyataan Sikap UGM dan UII |
|
|---|
| Dampak Perang Iran-AS, Ekonom UGM Desak Pemerintah Evaluasi Program dengan Anggaran Jumbo |
|
|---|
| Pernyataan Sikap Guru Besar dan Civitas Akademika UGM: ART Rugikan Indonesia dan Kedaulatan Negara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mahasiswa-KKN-UGM-Tanam-Terumbu-Karang.jpg)