Music Zone
Pemberontakan Kecil Maya Nilam dalam Single Terbaru 'Gersang'
Lewat Gersang, Maya merespons dunia sekitar yang makin kompleks, penuh tekanan, dan relasi yang kian menyesakkan.
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Keteguhan itu turut ditangkap para rekan musisi yang membantu dalam proses produksi lagu ini.
“Dengan bantuan teman-teman player, Wahyu Angkasa, dan Nisia Hertanto akhirnya lagu ini bisa jadi utuh,” ujar Maya.
Sementara untuk visualisasi lagu, Maya menggandeng Firman Prastya (Kara) yang dikenal lewat karya ilustrasinya yang kuat dan emosional.
“Aku merespon dengan porsi dan versiku. Menggambar wujud cinta dari masa ke masa, terbentuk dari tawa dan juga perasaan-perasaan lainnya,” ungkap Kara.
Dirilis tanpa ekspektasi berlebihan, Gersang hadir sebagai bentuk keteguhan Maya terhadap pilihannya berkarya.
Ia menolak dijerat oleh kategori, ukuran, maupun algoritma digital yang mendikte karya musik hari ini.
“Sebab buatku, berkarya adalah bagian dari seni bertahan hidup juga,” tutupnya.(*)
| FM Abends Rilis ‘Gemuruh Suara Doa’, Lagu Tentang Rindu dan Perjalanan Pulang |
|
|---|
| Maze In Mave Buka Babak Baru Lewat Single ‘Lost’ |
|
|---|
| ‘Thou Shalt Behold’ Tegaskan Evolusi Musik Death Vomit Tanpa Meninggalkan Akar |
|
|---|
| Marsmolys Rilis Album Kedua ‘The Progeny of Holy Moly’ |
|
|---|
| Partikelir Rayakan Album Perdana dengan Konser Lintas Medium di Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Maya-Nilam-dan-artwork-single-terbaru.jpg)