Sekolah di Kulon Progo Tetap Optimalkan Pembelajaran Meski Minim Murid Baru
Hanya ada dua siswa baru di SDN Wijimulyo Lor, Kapanewon Nanggulan Kulon Progo untuk tahun ajaran 2025-2026.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tahun ajaran baru sekolah telah dimulai sejak Senin (14/07/2025) kemarin, termasuk di Kulon Progo.
Sejumlah sekolah pun tetap melaksanakan pembelajaran meski murid baru yang diterima terbilang minim.
Salah satunya adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wijimulyo Lor di Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan.
Hanya ada dua siswa baru di sekolah ini untuk tahun ajaran 2025-2026.
"Satu anak merupakan pelajar pindahan di kelas 2, satu lagi pelajar kelas 1 hasil penerimaan baru," kata Kepala SDN Wijimulyo Lor, Theresia Sriyati, Senin kemarin.
Sedikitnya murid baru bukanlah hal baru bagi SDN Wijimulyo Lor.
Apalagi jumlah murid di SDN tersebut secara keseluruhan memang tidak banyak.
Meski begitu, Theresia mengatakan aktivitas pembelajaran tetap tidak mengalami perubahan.
Seluruh guru tetap memberikan materi pelajaran secara optimal ke pelajar.
"Aktivitas pembelajaran malah jadi semakin intensif," ujarnya.
Baca juga: Pelajar SMA PL Van Lith Muntilan Berdayakan Warga Samigaluh Kulon Progo Lewat Aksi Sosial
Optimalisasi juga dilakukan terhadap aktivitas Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan selama beberapa hari pertama.
Pelaksanaannya mengikuti petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo.
Selama MPLS, para pelajar dikenalkan terhadap seluruh fasilitas hingga guru-gurunya di sekolah.
Para pelajar juga diajak untuk saling berkenalan satu sama lainnya.
"Kami menekankan MPLS Ramah Jenjang SD Sederajat, di mana penguatan karakter jadi prioritas," jelas Theresia.
| Suspek Hantavirus di Kulon Progo Dinyatakan Negatif, tapi Jangan Lengah, Virus Masih Ada pada Tikus |
|
|---|
| SLB PGRI Nanggulan Kulon Progo Gratiskan Biaya Pendidikan Anak Disabilitas |
|
|---|
| Honor Guru PAUD di Kulon Progo Tergerus Pemotongan Dana Desa, dari Rp 500 Ribu Jadi Rp 350 Ribu |
|
|---|
| Pemindahan Vokasi UNY Wates Bisa Batal, Syaratnya: Kulon Progo Dukung Pengadaan lahan Pengembangan |
|
|---|
| Kadinkes Kulon Progo Respons soal Adanya Suspek Hantavirus, Pastikan Nihil Kasus Positif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Hari-pertama-sekolah-di-SDN-Wijilor-Kulon-Progo.jpg)