SD Negeri Taraman Sleman Cuma Dapat Tiga Siswa Baru di SPMB 2025, Pembelajaran Tetap Jalan
Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD tahun 2025 ini, SD Negeri Taraman hanya mendapatkan tiga murid baru.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Kualitas Perlu Ditingkatkan
Peningkatan kualitas pendidikan menjadi tugas bersama.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Sri Adi Marsanto tidak menampik selain minimnya jumlah anak usia masuk SD, kecenderungan orangtua menyekolahkan ke sekolah swasta relatif tinggi karena kualitas sekolah swasta bagus.
Karena itu, kualitas mutu pendidikan sekolah negeri perlu ditingkatkan.
Ini menjadi tugas pemerintah pusat, pemerintah daerah termasuk dinas pendidikan.
Caranya dengan meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan (PTK). Juga meningkatkan sarpras.
"Guru itu kan ada kualitasnya. Makanya ini harus kita upayakan menuju ke arah yang kompeten, kapasitas dan kapabilitasnya baik. Sarpras juga ditingkatkan, mulai dari alat peraganya, sarana prasarananya, digitalisasinya, kata Adi.
"Kalau sekolah swasta yang Yayasannya kuat, mereka menyediakan infrastruktur digitalisasinya kuat kuat. Sedangkan sekolah negeri, kan hanya mengandalkan APBN dan APBD. Tidak bisa menarik iuran dari siswa," imbuh dia.(*)
Info Penerimaan Santri Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Ibnu Abbas Klaten 2025 |
![]() |
---|
ORI DIY Temukan Tiga Kasus Praktik Jual Beli Seragam Oleh Pihak Sekolah |
![]() |
---|
Puluhan SD di Kota Magelang Kekurangan Siswa Baru, Ada yang Hanya Menerima 4 Siswa |
![]() |
---|
Minat Masuk SD Negeri Turun, Pengamat Pendidikan: Krisis Kepercayaan Publik |
![]() |
---|
Dokumen Kelulusan Siswa SD di Sleman Ditahan, Orang Tua: Anak Saya Gagal Daftar SMP Negeri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.