21 SMP di Gunungkidul Kekurangan Murid Baru pada SPMB 2025
Meskipun pendaftaran dibuka secara online, banyak sekolah yang belum memenuhi kuota rombongan belajar (rombel) yang diharapkan.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
"Sebagian besar, sekolah yang tidak mendapatkan murid ini adalah sekolah swasta," ucap dia.
Merespon hal ini, Sekretaris Komisi B DPRD Gunungkidul, Lasarus Arintoko, mengungkapkan masalah ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Sekolah swasta adalah salah satu pilar penting dalam dunia pendidikan di Gunungkidul. Kekurangan murid bukan hanya berpengaruh pada pendapatan sekolah, tetapi juga pada kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dirinya menilai perlu langkah strategis untuk membantu sekolah swasta, seperti peningkatan kerjasama dengan pemerintah daerah, termasuk dalam hal pendanaan dan fasilitas.
Selain itu, upaya peningkatan kualitas tenaga pengajar dan infrastruktur pendidikan diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang.
"Selain itu, masyarakat pun perlu diberi pemahaman bahwa sekolah swasta juga memiliki kualitas pendidikan yang baik, sama dengan sekolah negeri, meskipun ada biaya yang dikeluarkan. Ini juga menjadi tantangan bagi sekolah swasta,” tutupnya. (*)
| Sultan Minta Pemkab Gunungkidul Kembangkan Kawasan Utara dan Timur, Jangan Fokus di Pesisir Selatan |
|
|---|
| Pesan Sri Sultan HB X saat Menghadiri Silaturahmi Idulfitri Bersama Masyarakat Gunungkidul |
|
|---|
| Kuota SMP N 10 Ditambah, Perluas Akses Sekolah Negeri di Sisi Selatan Kota Yogya |
|
|---|
| Kasus Kematian Akibat Leptospirosis di Gunungkidul Naik 500 Persen di Awal 2026 Ini |
|
|---|
| El Nino Mengancam, Kerentanan Lahan Pertanian di Gunungkidul Jadi Atensi Utama DIY |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sistem-Penerimaan-Murid-Baru-SPMB.jpg)