Seekor Buaya di Sungai Progo Pandak Ditangkap, Kini Dibawa ke Suraloka

Tim dari DKP DIY bersama relawan serta warga melakukan upaya evakuasi buaya tersebut dengan cara menyedot air di kubangan tempat buaya muncul.

Dok. Polres Bantul
BUAYA: Relawan dan sejumlah belah pihak sedang mengamankan seekor buaya di Sungai Progo, Padukuhan Juwono, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, DI Yogyakarta, Kamis (3/7/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Polisi bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, hingga para relawan berhasil menangkap seekor buaya di Sungai Progo, Padukuhan Juwono, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, DI Yogyakarta. 

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan, penangkapan berhasil dilakukan pada Kamis (3/7/2025) pukul 09.30 WIB sampai 11.45 WIB, untuk menindaklanjuti kejadian yang sempat viral di media sosial sejak beberapa bulan lalu.

"Kurang lebih satu atau dua bulan ramai diberitakan kemunculan buaya di Sungai Progo dan setelah dilakukan penelusuran, dan juga pemasangan umpan akhirnya tadi pagi ada yang melihat kembali kemunculan buaya," katanya, kepada awak media, Kamis (3/7/2025).

Tim dari DKP DIY bersama relawan serta warga melakukan upaya evakuasi buaya tersebut dengan cara menyedot air di kubangan tempat buaya muncul. Setelah kurang lebih sejam berlangsung, air kubangan tempat buaya muncul surut dan buaya yang dimaksud berhasil ditangkap.

"Buaya yang memiliki panjang sekitar 80 sentimeter itu, selanjutnya dibawa oleh tim dari fakultas biologi UGM untuk diserahkan ke kebun binatang Suraloka, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman," urai Jeffry. 

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Triharjo, Suwardi, berujar, pihaknya belum bisa memastikan apakah buaya yang berhasil ditangkap tersebut adalah buaya yang kerap muncul pada beberapa waktu lalu. 

"Kami sampai saat ini, kami juga belum tahu asal buaya itu dari mana. Karena, tidak ada penangkar buaya di tempat kami," tuturnya. 

Kini pihaknya juga akan melakukan pengawasan kembali di lokasi tersebut. Sebab, pihaknya khawatir di lokasi itu masih ada buaya kembali.

Sementara itu, Nurwahid (32), warga Padukuhan Gunturan, Kalurahan Triharjo, mengaku senang dengan adanya penangkapan buaya itu. Sebab, ia bersama rekannya sering mencari ikan di Sungai Progo tempat buaya muncul. 

"Rumah saya kan enggak jauh dari sungai itu. Ya kampungnya cuma bersebalahan lah. Jadi saya sering mancing, sering cari ikan di sana. Saya sekarang senang buaya itu berhasil ditangkap, tapi saya dengar buaya itu kecil atau anakan buaya. Tapi, dari cerita sama video yang beredar, buaya sebelumnya malah berukuran cukup besar," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial terdapat video buaya di Sungai Progo tepatnya di Padukuhan Juwono. Video yang viral di media sosial terbukti bukan hoax alias benar ada.

"Video di media sosial terkait adanya buaya di Sungai Progo di Padukuhan Juwono adalah benar ada," kata Lurah Triharjo, Suwardi, kepada awak media, Kamis (15/5/2025).

Penampakan buaya di Sungai Progo itu sempat diunggah oleh media sosial facebook di akun Antok Tejo. Setelah video buaya di Sungai Progo itu beredar, pihaknya langsung mencari informasi dan menemui beberapa warga termasuk tokoh masyarakat. 

Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata ada salah satu warga setempat yang mengaku melihat buaya di Sungai Progo namun ukurannya kecil. 

"Tapi, setelah dapat info itu, kami juga cari warga lain untuk minta kesaksiannya. Hasilnya, ada lagi warga kami yakni Pak Bagong yang juga melihat bahwa memang ada buaya ukuran sekitar 1,5 meter sampai dua meter di Sungai Progo itu," ucapnya.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved